Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Angkut Sapi Curian, Truk Ini Dibakar Warga di Wonomerto Probolinggo Dibakar

Arif Mashudi • Rabu, 31 Desember 2025 | 16:23 WIB
BARANG BUKTI: Warga yang penasaran berdatangan melihat kondisi bangkai truk yang dibakar masa karena ketahuan digunakan untuk mengangkut sapi hasil curian.
BARANG BUKTI: Warga yang penasaran berdatangan melihat kondisi bangkai truk yang dibakar masa karena ketahuan digunakan untuk mengangkut sapi hasil curian.

WONOMERTO, Radar Bromo - Warga Desa Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo dibuat emosi akan aksi pencurian sapi.

Setelah berhasil menggagalkan aksi pencurian sapi, Selasa dini hari (30/12), truk yang ketahuan hendak membawa sapi hasil curian tersebut ludes dibakar oleh warga di Desa Sepoh, Gembol Kecamatan Wonomerto. Sayangnya, pelaku curwan berhasil lolos melarikan diri.

Aksi pencurian itu dialami korban Herwanto, 47, warga Dusun Krajan I, RT 02 / RW I, Desa Jrebeng Kecamatan Wonomerto.

Sekitar pukul 02.00, sapi milik korban Herwanto diketahui hilang dicuri. Bahkan, HP milik korban yang ditinggal di kandang itu pun ikut dicuri.

Hingga akhirnya  Herwanto langsung berteriak maling-maling. Warga sekitar pun yang terbangun mendengar teriakan maling, langsung ikut membantu mengejar dan mencari sapi yang diperkirakan seharga Rp 10 juta lebih.

”Yang tahu pertama sapi saya hilang, anak saya bernama Dodik. Saat itu, Dodik bangun tidur hendak makan. Tapi pas liat pintu kendang sudah terbuka, langsung kabari ke saya. Ternyata benar, tiga ekor sapi di kendang, hilang satu ekor,” kata Herwanto saat ditemui di Mapolsek Wonomerto.

Korban Herwanto dan warga sekitarnya berusaha mengejar dengan mengikuti jejak kaki sapi tersebut. Selain itu, meminta tolong pada warga Desa lain untuk ikut berjaga dan mencari.

Hingga akhirnya, jejak sapi tersebut dibawa lari oleh pelaku kea rah utara masuk Desa Sepoh Gembol, sekitar pukul 03.30.

”Banyak warga yang ikut membantu mencari sapi saya hilang. Ternyata, sapi itu ada di truk sudah mau dibawa pergi,” terangnya.

Lokasi truk itu dibakar berada di lahan kosong yang cukup luas. Di lokasi itu, ada kendang ternak ayam dan kendang sapi. Diduga kuat, lokasi tersebut kerap kali menjadi tempat untuk naikkan sapi hasil curian ke atas truk untuk dijual ke luar daerah.

Kades Jrebeng, Ruslan mengatakan, warga pun berusaha mencari sapi yang hilang. Termasuk berjaga ke titik yang biasa dilewati oleh palu pencurian sapi. Hingga akhirnya, dapat informasi sapi itu ada di atas truk yang berada di Desa Sepoh Gembol. Truk itu sudah tertutup dengan terpal.

Nah, saat dibuka ternyata ada satu ekor sapi milik warganya yang hilang dimaling.  Ruslan langsung menghubungi pihak kepolisian (Polsek Wonomerto).

Namun, warga yang terbakar emosi dengan kasus curwan, langsung membakar terpal di atas truk. Hingga akhirnya, truk ikut terbakar.

DIAMANKAN: Sapi betina yang dicuri oleh kawanan pelaku curwan berhasil diamankan di Mapolsek Wonomerto.
DIAMANKAN: Sapi betina yang dicuri oleh kawanan pelaku curwan berhasil diamankan di Mapolsek Wonomerto.

”Karena benar truk itu bawa sapi yang dicuri. Akhirnya, sapi langsung diturunkan. Sebagian warga yang emosi, membakar terpal yang ada di atas truk itu. Karena warga sudah geram dengan seringnya kejadian pencurian sapi,” ungkapnya.

Saat ditemukan warga, hanya ada sopir truk sekaligus pemilik truk, Muh Mudin, 46, warga Desa Sepoh Gembol sedang berada di lokasi. Beruntungnya, Mudin tidak menjadi korban amukan masa. Sedangkan para pelaku pencurian, sudah tidak ada di lokasi, melarikan diri.

”Waktu ketangkap warga, truk muatan sapi itu hanya da sopirnya. Sedangkan pelaku maling sapinya sudah kabur,” tambah Kades.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, truk yang dibakar oleh warga, hanya alami kerusakan bagian depan (kepala) body truk.

Sedangkan bak belakang truk tidak ikut terbakar. Kejadian truk angkut sapi curian dibakar, memancing warga berdatangan ingin melihat langsung.

Polsek Wonomerto yang mendapatkan laporan kejadian pencurian hewan (curwan) sapi yang berujung pembakaran truk langsung mendatangi lokasi kejadian. Polisi langsung mengamankan Muh. Mudin, 46, sopir truk dan sapi betina milik korban Herwanto, yang dicuri oleh kawanan pelaku curwan.

Hingga Selasa sore, sopir truk masih diamankan di Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan insentif.

Namun, kepolisian sudah mengantongi sejumlah nama yang diduga kuat sebagai terduga pelaku curwan sapi tersebut. Pihaknya masih menyelidiki dan memburu terduga pelaku curwan tersebut.

Kapolsek Wonomerto, AKP Bagus Purnama saat ditemui di Mapolsek mengatakan, aksi curwan berhasil digagalkan. Saat mendapatkan laporan, pihaknya berusaha ikut membantu mencari sapi yang dicuri tersebut. Hingga akhirnya, sapi ditemukan di atas truk yang tengah terparkir di Desa Sepoh Gembol.

”Masa membakar terpal di atas truk yang dipakai untuk mengangkut sapi curian itu. Kami berhasil mengamankan sopir truk. Sedangkan pelaku pencurian berhasil melarikan diri,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.            

Dari pengakuan sopir truk, dikatakan Kapolsek, pihaknya berusaha untuk menyelidiki dan mengembangkan lebih lanjut kasus curwan tersebut. Hingga akhirnya, pihaknya mengantongi beberapa nama terduga pelaku curwan tersebut.

Namun, hingga saat ini belum diketahui keberadaan terduga pelaku tersebut. ”Kami masih lakukan penyelidikan dan pengambangan. Termasuk memburu terduga kawanan pelaku pencurian sapi tersebut,” tegasnya. (mas/fun)

Editor : Abdul Wahid
#sapi #curwan #pencurian #wonomerto #probolinggo