KANIGARAN, Radar Bromo - Stan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sisi utara Gor A. Yani Kota Probolinggo, sudah lama rampung dibangun. Namun, sejauh ini puluhan stand tersebut tidak kunjung difungsikan.
Pedagang yang akan menempati sejumlah stand ini sudah lengkap. Hanya saja, sarana prasana, seperti meja dan kursi untuk pengunjung masih menunggu support corporate social responsibility (CSR) perusahaan.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, konsep stand PKL di Sentra Kuliner sisi utara GOR A. Yani, hampir sama dengan yang di sisi selatan. Ada stand yang dibangun berhadap-hadapan, ada juga yang hanya menghadap ke Gedung GOR. Ukuran setiap stand sama. Setiap stand sudah dilengkapi etalase.
Ketua Komisi II DPRD kota Probolinggo Ryadlus Sholihin Firdaus berharap, stand PKL Sentra Kuliner sisi utara segera difungsikan. Agar PKL bisa terpusatkan di GOR A. Yani. Namun, sarana prasarana dan fasilitasnya tetap harus dilengkapi. Demi kenyamaan PKL maupun pengunjung.
“Saya dengar Januari 2026 besok akan difungsikan. Karena sekarang sarpras-nya ada yang belum lengkap. Kami berharap segera dilengkapi. Kemudian difungsikan,” terangnya.
Kepala DKUP Kota Probolinggo Slamet Swantoro mengatakan, puluhan stand ini belum difungsikan karena masih belum ada meja dan kursi pengunjung. Pihaknya berharap bisa difungsikan bulan depan. Kini, masih menunggu realiasi fasilitas kursi dan meja untuk pengunjung.
PKL yang akan menempati, kata Slemet, sudah lengkap. Ada 81 PKL sesuai jumlah stand yang tersedia. Nantinya diharapkan semua stand dapat aktif berjualan.
“Targetnya, Januari 2026 ditempati. Untuk fasilitas meja dan kursi pengunjung tidak dianggarkan di APBD. Kami berupaya melalui CSR, untuk fasilitas di sentra kuliner sisi utara itu,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga