Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sehari, Damkar Evakuasi Dua Ular Air di Kanigaran dan Kademangan Probolinggo

Inneke Agustin • Sabtu, 27 Desember 2025 | 14:31 WIB

Petugas Damkar saat mengevakuasi ular dari tumpukan kayu di halaman rumah warga.
Petugas Damkar saat mengevakuasi ular dari tumpukan kayu di halaman rumah warga.
 

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Musim hujan membuat hewan liar seperti ular keluar dari tempat persembunyiannya. Mereka tak jarang masuk ke rumah warga, hingga membuat warga panik.

Seperti yang terjadi Kamis (25/12), Damkar Satpol PP Kota Probolinggo menerima dua laporan adanya ular air yang masuk ke rumah. Evakuasi ular pun dilakukan Damkar untuk mengamankan lingkungan warga.

Komandan Regu (Danru) Damkar Satpol PP Kota Probolinggo Surachman Arief mengatakan, laporan pertama disampaikan Maria, 68, warga Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran. Maria yang tinggal sendirian, tak berani menangkap sendiri ular tersebut. Ia lantas melaporkannya pada Damkar sekitar pukul 08.21.

“Infonya ada ular dengan panjang dua meter masuk ke gudang rumahnya. Kami pun bergegas ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ungkapnya.

Saat petugas Damkar sampai di rumah Maria, ular sempat bersembunyi di bawah tumpukan kayu yang ada di sekitar gudang. Sehingga untuk mengevakuasinya, petugas harus memindah tumpukan kayu tersebut.

“Untungnya tidak banyak dan ukurannya juga kecil. Jadi mindahnya cepat dan mudah. Ular yang terlihat, lalu kami tangkap dan bawa ke mako. Proses evakuasi berjalan lancar dan selesai sekitar pukul 08.34,” ungkapnya.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 13.52, Damkar kembali menerima aduan ular masuk ke halaman rumah. Kali ini dari Restu, 35, warga Kelurahan/Kecamatan Kademangan.

“Diduga ular tersebut berasal dari tanah kosong dekat rumahnya. Kami kembali bergegas menuju lokasi untuk evakuasi,” katanya.

Sesampainya di lokasi, ular ternyata berada di teras rumah. Agar tak masuk ke dalam rumah, pemilik menutup seluruh pintu akses menuju ke rumah.

“Jadi ularnya tidak bisa masuk, hanya berdiam di teras dan dengan mudah kami evakuasi,” terang Arief.

Proses evakuasi berjalan lancar. Ular air sepanjang 1 meter itu juga dibawa ke mako damkar untuk dilepas di habitat aslinya yang jauh dari permukiman.

“Walau jenisnya tidak berbisa, ular tetap hewan liar dan berbahaya. Sehingga tidak sembarang orang bisa menangkap dan merelokasinya. Butuh personel terlatih. Jadi bila ada ular yang masuk ke rumah atau halaman, bisa melapor pada kami,” pungkasnya. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#kademangan #damkar #Kanigaran #probolinggo