Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Anggota DPRD Peraih Suara Terbanyak Dapil 1 Mantan Ketua Badko HMI Jatim Nakhodai PDIP Kabupaten Probolinggo

Agus Faiz Musleh • Senin, 22 Desember 2025 | 06:56 WIB

 

Khairul Anam terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo.
Khairul Anam terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo.

KRAKSAAN, Radar Bromo- Pucuk pimpinan DPC PDI Perjuangan (PDI P) Kabupaten Probolinggo berganti.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menetapkan Khairul Anam sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo periode 2025-2030.

Keputusan tersebut diumumkan dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar di sebuah hotel di Surabaya, Minggu (21/12).

Tak sekadar penetapan, Konfercab itu sekaligus menjadi panggung pelantikan kepengurusan inti partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Khairul Anam didampingi Abdul Basit sebagai sekretaris dan Arief Hidayat sebagai bendahara.

Menariknya, ketiganya merupakan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo hasil Pemilu 2024.

Khairul Anam sendiri dikenal sebagai politisi muda dengan rekam jejak organisasi yang panjang.

Di usia 39 tahun, mantan Ketua HMI Badko Jawa Timur itu mencatatkan perolehan suara tertinggi dari Daerah Pemilihan Kraksaan, Besuk, dan Gading atau dapil Probolinggo I, yakni 7.253 suara.

Capaian tersebut mengantarkannya sebagai salah satu figur paling menonjol di internal PDIP Probolinggo.

Sementara itu, Abdul Basit yang kini dipercaya sebagai sekretaris DPC, meraih 5.747 suara dari Dapil Dringu, Gending, Pajarakan, dan Krejengan.

Adapun posisi bendahara diemban Arief Hidayat, wakil rakyat dari Dapil Banyuanyar, Tegalsiwalan, dan Leces dengan raihan 4.901 suara.

Konfercab ini merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Daerah (Konferda) dan Konfercab PDI Perjuangan se-Jawa Timur yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (20-21/12).

Agenda utamanya menetapkan tiga posisi strategis di tubuh DPC: ketua, sekretaris, dan bendahara.

Sebelumnya, dinamika internal sempat menghangat. Sebanyak 11 nama kader diusulkan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam tahap penjaringan.

Di antaranya tercatat nama Edi Susanto selaku ketua demisioner, Didik A. Irfan, Zulmi Noor Hasani, hingga Dian Novianti.

Namun sesuai mekanisme partai, keputusan final sepenuhnya berada di tangan DPP PDI Perjuangan.

Dengan diketoknya kepengurusan inti, tim formatur yang terdiri dari ketua terpilih, perwakilan DPP, serta tiga ketua PAC peraih suara terbanyak dalam Pemilu, akan segera menyusun struktur lengkap kepengurusan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo.

Khairul Anam menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar forum memilih ketua, melainkan momentum konsolidasi besar.

“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh PAC se-Kabupaten Probolinggo, kepada DPC demisioner atas pengabdiannya, serta kepada jajaran DPD dan DPP PDI Perjuangan atas bimbingan dan kepercayaan yang diberikan,” ujar Anam.

Ia juga menyinggung dinamika internal yang mengiringi proses Konfercab. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan keniscayaan dalam partai besar.

“Dinamika politik internal adalah hal yang biasa. Perbedaan adalah bagian dari demokrasi. Tapi yang utama, kita junjung tinggi sportifitas, etika, dan kedewasaan berpartai. Setelah proses selesai, maka selesai pula semua perbedaan itu,” tegasnya.

Anam menekankan, Konfercab harus menjadi titik balik untuk kembali menyatukan barisan. “Konfercab adalah konsolidasi. Hari ini kita kembali dalam satu barisan, satu komando, dan satu tujuan: membesarkan PDI Perjuangan dan mengabdi kepada rakyat,”ujarnya.

Ia mengajak seluruh kader untuk bekerja kolektif dengan semangat gotong royong. “Mari kita saling merangkul, rapatkan barisan, dan bekerja bersama. Kita buktikan PDI Perjuangan hadir bukan hanya saat pemilu, tetapi selalu di tengah rakyat, membela wong cilik, dan menjaga ideologi Bung Karno,” ujarnya.

Di bawah kepemimpinan baru ini, Anam optimistis PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo mampu melangkah lebih jauh.

“Dengan semangat perjuangan dan api Marhaenisme, kita songsong masa depan Kabupaten Probolinggo yang lebih adil, maju, dan bermartabat,” pungkasnya.

Sebagai catatan, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo sebelumnya dipimpin Edi Susanto selama kurang lebih 6,4 tahun. Menggantikan Timbul Prihanjoko yang sempat menjabat Wakil Bupati hingga Penjabat Bupati Probolinggo.

Secara elektoral, performa PDIP di Kabupaten Probolinggo menunjukkan tren positif.

Pada Pemilu 2024, PDIP sukses mengamankan 7 kursi DPRD, meningkat dari 5 kursi pada Pemilu 2019. (mu/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#pdip #dprd #Badko HMI #pemilu #probolinggo #konfercab