Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perbaiki Ulang Perlintasan Kereta Api di Tongas Probolinggo Karena Ini, Pengendara Harus Bersabar Kena Macet

Arif Mashudi • Rabu, 17 Desember 2025 | 16:00 WIB
HATI-HATI: Pengendara mengatur roda motornya agar tidak selip saat melintas di perlintasan KA di Curahtulis, Tongas.
HATI-HATI: Pengendara mengatur roda motornya agar tidak selip saat melintas di perlintasan KA di Curahtulis, Tongas.

TONGAS, Radar Bromo - Pengguna jalan yang melintas di jalur pantura Probolinggo harus lebih bersabar dan hati-hati saat melewati perlintasan rel Kereta Api (KA) Curahtulis, Tongas.

Di ruas ini sedang ada proses perbaikan perlintasan KA. Kemacetan di jam sibuk bakal lebih lama terjadi karena perbaikan  diperpanjang waktunya.

Perlintasan ini sebenarnya sudah diupayakan perbaikan beberapa waktu lalu. Namun karena hasil perbaikan awal, terdapat perbedaaan tinggi geometri jalur KA.

Sehingga dilakukan perbaikan ulang yang diperkirakan berlangsung hingga 18 Desember.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, perbaikan ulang perlintasan rel KA Curahtulis, membuat pengguna jalan kesulitan untuk melintasi. Terutama pengendara sepeda motor harus lebih hati-hati.

Sebab, kondisi aspal di perlintasan masih bebatuan proses pemadatan. Kondisi rel lebih tinggi dan jalur menyerong, membuat pengguan sepeda motor rawan tergelincir.

Kerawanan akan kecelakaan bisa terjadi jika hujan turun. Sebab jalur perlintasan pasti licin. Tak sedikit pengendara roda dua yang mengalami selip bahkan terjatuh.

Perbaikan perlintasan rel KA Curah Tulis ini awalnya direncanakan mulai 29 November hingga 5 Desember.

Sebab terjadi kerusakan geometri track perlintasan jalur tersebut. Sejatinya, perbaikan sudah selesai pada 6 Desember. Namun ternyata, dalam proses pemeliharaan, terdapat perbedaan tinggi geometri jalur KA tersebut.

Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, perbaikan perlintasan rel KA Curahtulis bukan molor.

Rencana perbaikan sudah dilakukan sesuai jadwal, yaitu tanggal 29 November hingga 5 Desember. Namun ternyata, setelah dilakukan pemeriksaan hasil perbaikan, ada perbedaan tinggi pada geometri jalur KA tersebut.

”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Pekerjaan sudah selesai di tanggal 6 Desember. Namun dalam masa pemeliharaan, tepatnya pada tangal 10 Desember terdapat perbedaaan tinggi geometri jalur kereta api. Sehingga kami lakukan perbaikan ulang untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api,” terangnya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Cahyo menegaskan, perbaikan ulang harus dilakukan dan dijadwalkan rampung tanggal 18 Desember. Sebab perbaikan harus selesai karena jalur pantura pasti akan padat ketika libur nataru.

Saat ini, perbaikan ulang tahap pemadatan. Supaya tidak menimbulkan risiko keselamatan dalam perjalanan kereta api. Sebab, risiko kalau tidak dilakukan perbaikan adalah kereta api bisa anjlok.

”Kami berharap pengguna jalan untuk bersabar. Karena perbaikan ulang demi keselamatan. Jadi tunggu konstruksi padat terlebih dahulu,” terangnya.

Di sisi lain, kemacetan yang terjadi di perlintasan ini biasanya terjadi di pagi dan sore hari. Situasi ini dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mencari rezeki. Saat macet, terlihat sekelompok orang memberikan jasa mengatur lalu lintas dengan honor seiklhasnya. (mas/fun)

Editor : Abdul Wahid
#Geometri #KA #perlintasan kereta api