MESKI baru pertama digelar, Dharma Husada Pro Run (DH Pro Run) berlangsung sukses dan meriah. Sejak pukul 05.00, ribuan peserta sudah bersiap mengoranyekan Jl. Kaca piring, depan pintu utama Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, yang menjadi venue start-finish, Minggu (14/12).
Seperti namanya, DH Pro Run, event running dengan kategori 5 K dan 10 K ini sengaja digelar RS Dharma Husada Probolinggo yang kini resmi diakuisisi Prima Husada Group. Kegiatan ini sekaligus untuk merayakan Hari Kesehatan Nasional ke-60 Tahun 2025.
Sebelum melepas peserta DH Pro Run, komisaris RS Dharma Husada Kota Probolinggo, dr. H. Sadi Hariono, mengapresiasi begitu antusiasnya minat peserta yang ikut DH Pro Run 2025. Empat puluh persen dari jumlah total peserta datang dari berbagai daerah di Jawa Timur.
“Banyak peserta DH Pro Run dari luar kota yang mengeluh kesulitan mencari penginapan. Saking antusiasnya, mereka rela jauh-jauh datang ke Kota Probolinggo untuk mengikuti DH Pro Run ini,” ungkap dr. Sadi disambut applaus peserta.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin Sp.OG (K) M.Kes hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Probolinggo, dr. Evariani Aminuddin pun langsung mengamini. “Alhamdulillah, apa yang dilakukan RS Dharma Husada ini adalah hal yang membanggakan,” kata Aminuddin.
Menurut wali kota, Pemkot Probolinggo terus mengapresiasi dukungan semua pihak mendukung program Probolinggo Bersolek.
“Supaya Kota Probolinggo makin ramai, perputaran ekonomi makin tinggi dan multiple effeck berimbas hingga ke semua elemen masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin yang digelar RS Dharma Husada. Bagaimana Setuju?” ungkap wali kota disambut apllaus peserta yang kompak menjawab : “Setuju.”
Selain wali kota, hadir pula Kapolres Probolinggo Kota, AKBP. Rico Yumasri, S.I.K., M.I.K, Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari beserta suami H. Muhammad Yusuf, Pj. Sekda Kota Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si, anggota forkopimda atau yang mewakili, hingga jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo.
Seremonial pelepasan peserta DH Pro Run 10 K dilakukan Wali Kota dr. Aminuddin didampingi komisaris RS Dharma Husada, dr. Sadi Hariono. Berselang 15 menit kemudian, ganti peserta 5 K yang dilepas oleh Wakil Wali Kota Hj. Ina Dwi Lestari.
Memang rata-rata pelari, tentu tak butuh waktu lama bagi peserta untuk menyelesaikan rute yang ditentukan. Begitu finish sudah ada petugas yang mengalungkan medali, dan seluruh peserta bebas ambil air mineral, minuman isotonic dan pisang sunpride. Sebelum pengundian, ada senam bersama, peserta pun mendapat hiburan dari band performance.
Sejumlah peserta pun beruntung, mereka tersenyum bahagia berangkat ikut Pro Run namun pulang-pulang mendapatkan doorprize yang disiapkan.
Ada 4 unit sepeda listrik, kulkas 2 pintu dan 1 pintu, smart TV, kipas angin, seterika, magicom hingga kompor gas.
Direktur utama PT. Disa Prima Husada (Prima Husada Group), Endang Sadi, begitu bahagia melihat peserta DH Pro Run.
“Saya ini menjadi orang baru di Probolinggo, karena sekarang mengelola RS Dharma Husada Probolinggo. Tentu sebagai warga baru, kami ingin lebih dekat dengan masyarakat Probolinggo Raya,” ungkap Endang.
Pihaknya sengaja memilih menggelar pro run sebagai sarana promosi rumah sakit. Sebab lari merupakan olah raga yang simple.
“Tidak banyak membutuhkan biaya, keluar rumah pakai sepatu sudah bisa olah raga lari. Ini sekaligus ajakan kami agar masyarakat hidup sehat,” katanya.
Menurutnya, RS Dharma Hasada merupakan rumah sakit ketiga yang dikelolanya. Pertama, RS Prima Husada di Malang, lalu kedua, RS Prima Husada di Sukerojo, Kabupaten Pasuruan. kini, RS Dharma Husada Probolinggo.
“Kami sangat semangat ingin memberikan layanan kesehatan yang berkualitas di Kota Probolinggo. Sebab di zaman serba digital seperti ini, saat kami mendapati ada masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang kurang bagus, suara hati kami seolah berteriak.”
Manajemen hadir membawa visi menjadikan RS Dharma Husada dengan layanan kesehatan yang berkualitas prima.
“Itulah mengapa, kami berkomitmen seluruh SDM di Prima Husada Group harus orang-orang yang berkualitas prima, supaya kami bisa mecapai visi kami,” tegas Endang lagi.
Melihat begitu antusiasnya para peserta Prorun DH 2025, istri dari komisaris RS Dharma Husada dr. H. Sadi Hariono ini menyampaikan apresiasinya.
“Banyak masyarakat senang, ingin digelar lagi tahun depan. Mudah-mudahan, tahun depan, bisa kami selenggarakan lebih meriah lagi,” ungkapnya.
Alhasil, dua peserta berbeda dengan nama panggilan sama-sama Fahri, sama-sama menjadi pelari pertama yang masuk di garis finish pagi itu. Fahri Miftahuda, 17, santri asal Zainul Hasan Genggong, Kabupaten Probolinggo, berhasil melibas 5 K hanya dengan 14 menit.
Sementara Fahri Firmansyah, 16, pelajar SMAN 4 Probolinggo ini berhasil melibas 10 K hanya dengan 35 menit.
“Seru, lari ramai-ramai memang menyenangkan. Semoga di Kota Probolinggo sering-sering digelar fun run seperti ini,” harap Fahri Firmansyah. (el/adv)
Editor : Fandi Armanto