Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kurang Dua Pekan, Revitalisasi Alun-Alun Probolinggo Masih Telat 25 Persen, Padahal Sudah Dilembur Tiga Sif  

Arif Mashudi • Minggu, 14 Desember 2025 | 04:46 WIB

 

TELAT: Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muclas Kurniawan menunjukan progres pekerjaan revitalisasi alun-alun yang saat ini masih minus 25 persen.
TELAT: Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muclas Kurniawan menunjukan progres pekerjaan revitalisasi alun-alun yang saat ini masih minus 25 persen.

MAYANGAN, Radar Bromo - Pengerjaan proyek pembangunan pematusan trotoar Alun-Alun Kota Probolinggo, terancam tidak rampung tepat waktu. Hingga Sabtu (13/12), progres pekerjaan masih minus 25 persen. Padahal, waktu pengerjaan menyisakan dua pekan saja.

Kondisi itu menjadi temuan dan catatan  Komisi III DPRD Kota Probolinggo, saat sidak ke proyek itu, Sabtu (13/12) siang.

Komisi III pun mendesak CV Probolinggo Cemerlang selaku pelaksana untuk menambah man power atau pekerja agar pekerjaan selesai lebih cepat.

”Progres pekerjaan telat 25 persen. Padahal, P1 kegiatan ini adalah tanggal 30 Desember. Kalau tidak dikebut dengan menambah pekerja, pekerjaan tidak bisa selesai tepat waktu,” kata Muchlas Kurniawan, Ketua Komisi III DPRD kota Probolinggo.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, saat ini pekerjaan sampai di tahap pemasangan granit trotoar. Namun, baru sebagian yang terpasang.

Lalu, pohon-pohon baru sebagai pengganti pohon lama yang ditebang, sudah tertanam semua. Namun, belum ada satupun pohon yang tumbuh daun.

Muchlas mengingatkan, proyek tersebut harus rampung akhir bulan Desember ini. Karena itu, pelaksana proyek harus menambah man power agar dapat mengejar keterlambatan pekerjaan.

”Kami lihat bahan material sudah ada di lokasi. Tapi kalau tidak ditambah pekerjanya, ya tidak bisa seleseai. Jadi kami bakal panggil pelaksana proyek. Kami akan minta pekerja ditambah dan jam kerja dilembur,” tegasnya.

Kepala Dinas PUPR-PKP Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti mengatakan, pihaknya sudah meminta pelaksana untuk melembur pekerjaan. Tetapi harus cermat.

Sebab, saat ini  pekerjaan bagian trotoar dan lantainya merupakan pekerjaan arsitektural.

”Saya minta pelaksana untuk melembur pekerjaan, termasuk menambah pekerja. Tapi harus tetap cermat, karena ini pekerjaan-pekerjaan arsitektural. Harus dikerjakan tukang yang ahli dari beberapa tim sekaligus. Supaya bisa selesai tepat waktu,” terangnya.

Halim selaku Site Manager CV Probolinggo Cemerlang mengatakan, perhitungan progres belum sepenuhnya riil dengan kondisi di lapangan. Misalnya, lampu-lampu sudah terpasang semua. Namun, belum masuk perhitungan karena belum diujicoba apakah lampu hidup apa tidak.

“Kami memasang arus listrik dengan hati-hati dan berurutan demi keamanan pekerja, karena saat ini musim hujan. Progres akan naik pesat jika sudah terpasang,” terangnya.

Halim juga menegaskan, pekerjaan sudah dilembur bahkan sampai tiga sif. Selain itu, semua bahan material sudah ada di lokasi. Tinggal proses instalasi atau pemasangan. Karena itu, dia optimistis pekerjaan bisa selesai tepat waktu. (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Telat #revitalisasi #dprd #alun-alun probolinggo #trotoar