Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo, sukses menggelar Walk to Harmony 2025. Selama tiga hari sejak Rabu-Jumat (10-12/12), kegiatan ini dipusatkan di Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru atau Gerbang Wisata Sukapura (GWS).
Selama tiga hari itu digelar beragam kegiatan yang dikemas secara edukatif dan meriah. Hari pertama, Rabu (10/12), digelar Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor, Keselamatan Berlalu Lintas, serta Perlindungan Dasar bagi Pemilik Kendaraan. Kamis (11/12), ada lomba mewarnai yang diikuti 50 siswa PAUD/TK se-Kecamatan Sukapura.
Lomba mewarnai berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Agenda sosialisasi dan lomba mewarnai digelar di Pendapa GWS. Rangkaian Walk to Harmony 2025 ditutup dengan jalan sehat, pada Jumat (12/12). Ribuan peserta memenuhi GWS yang menjadi titik start-finish.
Selama tiga hari BPPKAD Kabupaten Probolinggo, juga membuka stan pelayanan pembayaran pajak daerah serta pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Masyarakat yang membayar pajak di stan tersebut langsung mendapatkan hadiah yang bisa dipilih. Sepeti beras, minyak goreng, payung, dan tumbler.
Kesuksesan Walk to Harmony 2025 tidak terlepas dari kolaborasi apik antara BPPKAD Kabupaten Probolinggo dengan sejumlah pihak. Meliputi Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Timur, Bank Jatim Cabang Kraksaan, Polres Probolinggo, PT PLN UP3 Pasuruan, serta Jasa Raharja Probolinggo.
Kepala BPPKAD Kabupaten Probolinggo Kristiana Ruliani mengatakan, apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam kegiatan tersebut. “Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kolaborasi yang apik ini,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan Walk to Harmony 2025 yang bertema “Sehat Bersama, Taat Pajak untuk Probolinggo SAE” itu bisa meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Probolinggo terhadap kewajibannya dalam pembayaran pajak. “Semoga semakin banyak warga Kabupaten Probolinggo yang taat membayar pajak kendaraan bermotor, termasuk pajak daerah,” katanya.
Bapenda Provinsi Jawa Timur melalu Kepala Samsat Kraksaan Yanu Prastiawan mengatakan, sebagai bentuk kolaborasi, dalam Walk to Harmony, ini Bapenda Provinsi Jawa Timur membuka stan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor selama kegiatan berlangsung.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Selama tiga hari banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk membayar pajak kendaraan bermotor di lokasi kegiatan,” ujarnya. (uno/*)
Editor : Fahreza Nuraga