PROBOLINGGO, Radar Bromo - Pertamina terus berupaya mewujudkan kepuasan pelanggan di seluruh pelosok negeri. Bukan hanya memastikan kualitas BBM yang dijual tetapi juga meningkatkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mencakup berbagai aspek operasional. Khususnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Penerapan SOP pada SPBU bukan hanya menjadi sebuah standar. Tetapi juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kenyamanan dalam melayani konsumen.
“Di SPBU ada SOP yang harus dijalankan. Hal ini untuk mewujudkan kepuasan konsumen,” kata Pengawas SPBU Desa Pajurangan Azis Agam Rahmatullah.
SOP tersebut mulai dari saat konsumen datang. Petugas harus melayani dengan ramah berpedoman pada 5S, yakni senyum, sapa, salam, sopan dan santun. Dengan demikian petugas memiliki kesan baik dan bersahabat di mata konsumen.
Sebelum mengisi, konsumen terlebih dahulu harus mematikan mesin kendaraan. Sementara pengendara motor harus turun dari kendaraannya.
Begitu pula saat pengisian, konsumen harus menjauhkan kendaraan dari dispenser serta tidak menggunakan HP. Sementara petugas menanyakan terlebih dahulu jenis dan jumlah BBM.
Tindakan ini perlu dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM yang diperlukan oleh konsumen. Selanjutnya menunjukkan kepada konsumen pengisian BBM dimulai dari angka nol.
“Pada saat pengisian juga perlu mengecek atau mengingatkan kondisi tutup tangki BBM. Terlebih lagi mobil, hal ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti BBM tumpah setelah pengisian karena lupa ditutup atau tutupnya kendor,” ucapnya.
Selain itu ada beberapa hal yang juga perlu dilakukan oleh pengelola SPBU untuk memberikan kenyamanan pada konsumen.
Seperti menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) sebagai pencegahan terjadinya potensi kebakaran. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar SPBU. Baik di ruang terbuka maupun di toilet yang telah disediakan oleh pengelola.
Tak cukup sampai disitu beberapa SPBU juga memberikan fasilitas tambahan seperti musala untuk beribadah, rest area, dan minimarket yang bisa dikunjungi oleh konsumen saat mengisi BBM sambil beristirahat melepas penat selama perjalanan.
“Walaupun SOP yang ada terlihat sepele. Namun perlu dilaksanakan secara penuh tanggungjawab. Setiap layanan yang diberikan muaranya adalah kepuasan konsumen,” tandasnya. (ar/mie)
Editor : Muhammad Fahmi