Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Jadi Tonggak Sejarah Tepat di Hari Jadi ke-94 RSUD dr. Mohamad Saleh, Berkomitmen Terus Berbenah demi Meningkatkan Mutu Layanan

Evelyn Ridhayanti • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:30 WIB

 

KOMPAK: Asisten Pemerintahan Pemkot Probolinggo Budiono Wirawan (mewakili Wali Kota) berfoto bersama seluruh undangan Sarasehan sekaligus Tasyakuran yang digelar di Paseban Sena, Kota Probolinggo, Rab
KOMPAK: Asisten Pemerintahan Pemkot Probolinggo Budiono Wirawan (mewakili Wali Kota) berfoto bersama seluruh undangan Sarasehan sekaligus Tasyakuran yang digelar di Paseban Sena, Kota Probolinggo, Rab

PERINGATAN Hari Jadi ke-94 Unit Organisasi Bersifat Khusus-Rumah Sakit Umum Daerah (UOBK-RSUD) dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo begitu istimewa. Selain menjadi momentum merayakan kematangan usianya, untuk kali pertama, RSUD dr. Mohamad Saleh menemukan jati dirinya.

Perjalanan panjang rumah sakit milik Pemkot Probolinggo ini diketahui dari warisan sejarah yang sukses diidentifikasi dalam setahun terakhir. Untuk memperingati Hari Jadi ke-94, UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh menggelar beragam kegiatan.

Di antaranya, ada skrining kesehatan jiwa dilanjutkan cek kesehatan gratis (CKG) bagi pegawai RSUD dr. Mohamad Saleh. Kemudian, ada peresmian Probolinggo Asma Community (Proasco), bakti sosial pembagian sembako bagi janda/pensiunan pegawai dan masyarakat sekitar RSUD, serta senam bersama dan bazar UMKM.

KHITAN MASAL: UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh bekerja sama dengan Baznas Kota Probolinggo menggelar bakti sosial khitanan massal sebagai rangkaian Hari Jadi ke-94 UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh, Rabu (10/12)
KHITAN MASAL: UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh bekerja sama dengan Baznas Kota Probolinggo menggelar bakti sosial khitanan massal sebagai rangkaian Hari Jadi ke-94 UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh, Rabu (10/12)

Selanjutnya, ada ziarah ke makam dr. Mohamad Saleh dan bakti sosial khitanan massal. Kegiatan ini bekerja sama dengan Baznas Kota Probolinggo. Puncaknya, digelar sarasehan, tasyakuran sekaligus seremonial pemotongan tumpeng. Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Paseban Sena Jalan Suroyo, Kota Probolinggo, Rabu (9/12).

Tercatat ada 250 undangan. Mereka merupakan para mitra kesehatan, para purna atau keluarga direktur RSUD dr. Mohamad Saleh hingga para dokter. Serta, para direktur sejumlah rumah sakit di Probolinggo dan sekitarnya, klinik, apotek, hingga komunitas penyintas, perwakilan pasien, hingga warga di sekitar rumah sakit.

SENAM: Senam bersama dan Bazar UMKM digelar di belakang RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo (Jalan Kartini), Jumat (5/12).
SENAM: Senam bersama dan Bazar UMKM digelar di belakang RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo (Jalan Kartini), Jumat (5/12).

“Selamat Ulang Tahun ke-94 kepada seluruh keluarga besar UOBK RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Saya mengapresiasi inisiatif dr. Intan Sudarmadi, purnadirektur RSUD dr. Mohamad Saleh dan dr. NH. Hidayati, direktur RSUD dr. Mohamad Saleh, sehingga kita bisa menemukan sejarah berdirinya rumah sakit kebanggaan kita ini,” ujar Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin yang diwakili Asisten Pemerintahan Pemkot Probolinggo Budiono Wirawan.

Wali Kota berharap peringatan 94 tahun berdirinya rumah sakit ini makin memicu semangat. Khususnya para punggawa layanan kesehatan di RSUD dr. Mohamad Saleh untuk terus berinovasi.

“Meningkatkan kualitas pelayanan, profesionalisme, dan mempertahankan eksistensi rumah sakit ini sebagai pusat layanan kesehatan yang mampu bersaing. Ini sejalan dengan visi Pemkot Probolinggo dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, dan sejahtera,” lanjutnya.

BERBAGI: Bhakti Sosial pembagian sembako kepada masyarakat sekitar RSUD dr. Mohamad Saleh, Jumat (5/12).
BERBAGI: Bhakti Sosial pembagian sembako kepada masyarakat sekitar RSUD dr. Mohamad Saleh, Jumat (5/12).

Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh N.H. Hidayati mengatakan, penelusuran sejarah RSUD dr. Mohamad Saleh memang membutuhkan waktu. “Kami baru mengetahui setelah ditemukan berita di koran zaman Belanda yang menyampaikan bahwa cikal bakal rumah sakit di Probolinggo, sudah ada sejak tahun 1914,” katanya.

Pada koran tersebut, N.H. Hidayati mengaku, tertulis juga bahwa peletakan batu pertama pembangunan RSUD dr. Mohamad Saleh dilakukan pada Juni 1931. Pada 9 Desember 1931, RSUD ini diresmikan oleh Wali Kota Probolinggo Mayor (saat itu). “Karena itu, Wali Kota (dr. Aminuddin) menetapkan 9 Desember 1931 sebagai Hari Jadi RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo,” ujarnya.

POTONG TUMPENG: Asisten Pemerintahan Pemkot Probolinggo Budiono Wirawan memperbikan potongan tumpeng pertama kepada Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh N.H. Hidayati.
POTONG TUMPENG: Asisten Pemerintahan Pemkot Probolinggo Budiono Wirawan memperbikan potongan tumpeng pertama kepada Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh N.H. Hidayati.

Angka 94, kata N.H. Hidayati, merupakan angka yang sudah matang bagi sebuah instansi. “Namun, kematangan ini tidak membuat pihaknya berhenti dan lelah untuk melayani. “Justru peringatan pertama kalinya, tepat pada 94 tahun inilah, kami berkomitmen melakukan perbaikan-perbaikan demi meningkatkan mutu layanan kesehatan di Kota Probolinggo,” ungkapnya. (el/adv)

Editor : Fahreza Nuraga
#rumah sakit #probolinggo #mohammad saleh