Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pilih BBM Sesuai Mesin Motor untuk Hindari Kerusakan dan Jaga Performa

Inneke Agustin • Jumat, 12 Desember 2025 | 05:26 WIB
ANTRE: Sejumlah pengendara tampak antre BBM di SPBU Kasbah, Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo, beberapa waktu lalu.
ANTRE: Sejumlah pengendara tampak antre BBM di SPBU Kasbah, Jalan Soekarno Hatta, Kota Probolinggo, beberapa waktu lalu.

PROBOLINGGO, Radar Bromo, Penggunaan bahan bakar yang tepat menjadi kunci utama menjaga performa sekaligus keawetan mesin motor.

Salah memilih jenis BBM bukan hanya membuat motor terasa brebet, tetapi juga dapat merusak komponen penting seperti busi hingga filter bahan bakar.

Ketua Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Negeri 2 Probolinggo, Aditya Permata menjelaskan bahwa bahan bakar ibarat “makanan pokok” bagi kendaraan.

Jika jenisnya tidak sesuai dengan kebutuhan mesin, maka sejumlah komponen internal akan terdampak.

“Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai membuat sistem pembakaran tidak sempurna. Efeknya, busi cepat panas dan mudah kotor,” ujarnya.

Ketika busi sudah tidak bekerja optimal, motor akan brebet, kehilangan tenaga, bahkan sulit dinyalakan.

Menurut Aditya, solusi yang bisa dilakukan adalah mengganti busi dengan tipe yang memiliki pengapian lebih baik, misalnya jenis iridium atau platinum.

“Harganya memang lebih mahal, sekitar Rp 80 ribu, tapi lebih awet dan performanya stabil. Selain itu, beralihlah ke BBM beroktan lebih tinggi seperti Pertamax agar pembakaran lebih sempurna,” jelasnya.

Ia menambahkan, gejala brebet juga dapat disebabkan oleh aliran bahan bakar yang tidak lancar akibat pompa yang melemah atau filter pompa yang mulai kotor.

Kondisi ini kerap terjadi pada motor yang sering menggunakan bahan bakar tidak sesuai dengan standar rasio kompresi mesin.

Aditya menekankan bahwa motor keluaran terbaru umumnya memiliki rasio kompresi tinggi. Untuk mesin dengan kompresi di atas 10:1, penggunaan Pertamax menjadi pilihan yang paling tepat.

“Motor matik sekarang rata-rata kompresinya besar. Mestinya memang pakai Pertamax. Sayangnya, hal ini masih jarang dipahami pengguna motor,” tuturnya.

Selain pemilihan BBM yang tepat, perawatan berkala juga sangat penting agar mesin tetap sehat dan bekerja optimal.

Servis pertama idealnya dilakukan saat motor mencapai 1.000 kilometer. Servis berikutnya dilakukan setiap 4.000 kilometer, 8.000 kilometer, dan seterusnya, menyesuaikan rekomendasi pabrikan.

“Setiap merek sudah punya ketentuan masing-masing. Servis rutin dan BBM yang tepat akan membuat motor awet dan jarang bermasalah,” pungkas Aditya.

Dengan memilih BBM berkualitas seperti Pertamax, pengendara dapat menjaga performa motor tetap prima, efisien, dan bebas gangguan.

Pertamax, yang memiliki angka oktan tinggi, mampu mengoptimalkan pembakaran dan melindungi mesin sehingga lebih tahan lama dan responsif saat digunakan. (gus/fun)

Editor : Fandi Armanto
#pertamina #bbm #pertamax