SUKAPURA, Radar Bromo-Puluhan siswa TK dari Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, antusias mengikuti lomba mewarnai yang digelar di Pendapa Gerbang Wisata Bromo Tengger Semeru atau Gerbang Wisata Sukapura (GWS), Rabu (11/12).
Suasana pendapa tampak semarak dengan deretan meja kecil, krayon warna-warni, serta wajah ceria para bocil yang siap berkreasi.
Lomba mewarnai ini merupakan rangkaian kegiatan Walk to Harmony yang digelar Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Probolinggo melalui Bidang Pendapatan.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberi ruang bagi anak-anak usia dini untuk mengekspresikan kreativitas dalam mewarnai.
Dengan durasi 2,5 jam, lomba mewarnai tersebut mengusung tema alat transportasi khas kawasan Bromo. Yakni jip wisata dan rambu lalu lintas dengan latar pemandangan megah Gunung Bromo, dalam satu media gambar atau kertas.
Kepala Bidang Pendapatan, Mochamad Idris mengatakan, lomba mewarnai dalam rangkaian Walk to Harmony ini menjadi salah satu cara untuk memberikan apresiasi terhadap bakat dan minat siswa TK, khususnya di bidang mewarnai.
“Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengenalkan alat transportasi dan rambu lalu lintas, serta memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas,” ujarnya.
Karya para peserta dinilai oleh tiga juri kompeten. Yaitu Achmad Syaifudin Koordinator Desain Grafis Jawa Pos Radar Bromo, Venansius Aldho Ariyarso guru kesenian SMPN 1 Sukapura, serta Mujiono, Kepala SDN 3 Sukapura. Mereka menilai untuk menentukan juara 1, 2, dan 3, serta juara harapan 1, 2, dan 3.
“Karya mereka kami nilai berdasarkan kriteria lomba. Mulai teknik mewarnai, hasil akhir, hingga keseimbangan. Banyak catatan, ada yang berani bermain warna dan gradasi, tapi masih menyisakan lubang. Ada juga yang bagus namun kontras warnanya kurang muncul. Wajar karena mereka masih usia dini, jadi kesempurnaan masih belum maksimal. Tapi sudah banyak yang bagus,” jelas Mujiono, salah satu juri.
Sementara itu, ketika para bocil sibuk mewarnai, di depan Gerbang Wisata Sukapura (GWS) stan pelayanan pajak daerah dan pajak kendaraan bermotor (PKB) terlihat ramai. Para petugas sibuk melayani masyarakat yang membayar pajak daerah maupun PKB.
Seperti diketahui, sejak Rabu hingga Jumat (10–12) Bidang Pendapatan mengadakan pelayanan jemput bola untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak daerah dan PKB.
Tidak hanya mendekatkan pelayanan, masyarakat juga mendapat apresiasi berupa bahan pokok dan suvenir yang bisa dipilih sendiri.
Salah satu warga, Niwarto, warga Desa Ngepung, yang membayar pajak tahunan kendaraan roda empat, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelayanan jemput bola ini.
“Tentunya stan pelayanan pajak ini sangat memudahkan kami warga Sukapura. Tidak perlu turun ke bawah untuk membayar pajak kendaraan bermotor,” ujarnya.
Ia berharap pelayanan pajak dengan metode jemput bola ini bisa sering digelar, sehingga masyarakat dari daerah pegunungan seperti Sukapura tidak perlu jauh-jauh lagi untuk memenuhi kewajiban pajaknya.
“Apalagi dengan membayar pajak disini, dapat hadiah yang bisa dipilih. Seperti gula, minyak goreng, payung dan tumbler,” pungkasnya. (uno/mie)
Editor : Muhammad Fahmi