KANIGARAN, Radar Bromo- Ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA sederajat di Kota Probolinggo, berkumpul di SMPN 9 Kota Probolinggo. Selasa (9/12), mereka berdebat tentang tindak pidana korupsi.
Perdebatan mereka disaksikan oleh juri dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo, Disdikbud Kota Probolinggo, dan Jawa Pos Radar Bromo. Ya, ratusan pelajar itu mengikuti Lomba Debat Antikorupsi dalam rangka Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
Kegiatan ini digelar oleh Disdikbud Kota Probolinggo bersinergi dengan Kejari Kota Probolinggo. Tercatat ada 18 tim tingkat SMA dan 24 tim tingkat SMP. Masing-masing tim berjumlah tiga orang.
“Kami berharap lomba debat dengan tema antikorupsi ini dapat membawa manfaat dalam tataran konsep sebuah kompetisi untuk saling memberikan wacana atau argumentasi terkait antikorupsi. Sehingga dapat membangun intelektualtas dan daya kritis nantinya,” ujar Kajari Kota Probolinggo Lilik Setiawan.
Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Siti Romlah mengatakan, pendidikan bukan hanya tentang mengajar pengetahuan. Tetapi, juga membangun karakter dan integritas. Di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks, membutuhkan generasi muda yang jujur, kritis, berani bersuara. Serta, memiliki komitmen kuat untuk menolak segala bentuk korupsi.
“Nilai-nilai ini harus ditanamkan sejak dini. Salah satu caranya adalah melalui kegiatan positif seperti lomba debat dengan tema antikorupsi,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga