TIRIS, Radar Bromo - Kasus percobaan perampokan yang menimpa Taniman, 60, warga Dusun Ranugedang Timur, Desa Ranugedang menjadi atensi Polsek Tiris.
Sampai saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku.
Aksi percobaan pencurian dengan kekerasan ini menjadi perhatian serius Polsek Tiris. Pasalnya aksi yang dilakukan pada dini hari tersebut membuat korban mengalami luka sabetan celurit.
Pelaku tidak hanya mengincar harta benda milik korban tetapi juga membahayakan nyawa korban.
“Percobaan pencurian dengan kekerasan cukup menyita perhatian publik. Karenanya kasus masih kami dalami,” kata Kapolsek Tiris Iptu Syamsul Arifin.
Kapolsek menjelaskan, setelah mendapatkan laporan aksi kriminal tersebut petugas langsung mendatangi lokasi.
Serta petugas juga mendatangi tempat korban dirawat akibat luka bacok. Sejauh ini petugas masih menghimpun informasi awal dari dua saksi. Yakni saksi korban Taniman dan istrinya Aminah, 50.
Dari informasi yang telah dihimpun pelaku yang melakukan aksi percobaan perampokan tersebut diduga lebih dari dua orang.
Namun demikian yang masuk ke dalam rumah diketahui hanya dua orang.
Sementara itu petugas masih kesulitan mengungkap identitas pelaku. Sebab saat beraksi menggunakan penutup wajah yakni balaclava.
Belum ada informasi spesifik yang mengarah pada terduga pelaku. Karena itulah perkara masih terus didalami hingga menemukan titik terang.
“Barang milik korban tidak sempat diambil pelaku karena melawan. Termasuk sepeda motor yang terparkir di ruang tamu,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya aksi perampokan dialami oleh Taniman, 60, warga Dusun Ranugedang Timur, Desa Ranugedang, Kecamatan Tiris pada Senin (8/12) dini hari, saat korban sedang beristirahat.
Aksi perampokan ini gagal dilakukan karena korban melawan.
Akibat kejadian ini korban mengalami dua luka bacok di tubuhnya yakni di tangan kiri dan pundak kiri sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Ranugedang untuk pertolongan medis. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid