HARI Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Kota Probolinggo, digelar dengan begitu meriah. Puncaknya, Pemkot Probolinggo melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) sukses menggelar Puncak Peringatan sekaligus Tasyakuran HKN ke-61 Kota Probolinggo Tahun 2025 di Ballroom Paseban Sena, Kota Probolinggo, Kamis (4/11).
Dengan mengusung tema “Generasi Sehat Masa Depan Hebat,” kegiatan ini dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin Sp.OG (K)., M.Kes. Ia didampingi Pj Sekda Kota Probolinggo Dr. Rey Suwigtyo, S.Sos., M.Si. dan Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani, M.Kes.
Hadir juga anggota Forkopimda atau yang mewakili dan kepala perangkat daerah terkait. Serta, para insan kesehatan, mulai puskesmas, rumah sakit, klinik, apotek, hingga organisasi profesi kesehatan di Kota Probolinggo.
Seremonial Puncak HKN ke-61 Tahun 2025 ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota dan diserahkan kepada Ketua Panitia HKN ke-61 Kota Probolinggo dr. Mohammad Ali Yusni, SpB., FINACS. Dalam arahannya, Wali Kota mengatakan, peringatan HKN tahun ini menyelaraskan visi Indonesia Emas 2045. Di mana, tahun ini pertumbuhan ekonomi ditopang oleh sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan cerdas.
Menurutnya, pembangunan kesehatan di Kota Probolinggo terus dilaksanakan melalui berbagai program prioritas nasional. Khususnya upaya menurunkan angka kematian ibu dan bayi, percepatan penurunan stunting, dan penanganan Tuberkulosis (TBC).
“Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh insan kesehatan, tenaga medis, tenaga kesehatan, para profesional, akademisi, media, LSM, hingga ASN yang telah bahu membahu berjuang dalam pembanguan kesehatan, khususnya di Kota Probolinggo. Transformasi kesehatan ini menjadi tonggak penting, fondasi kuat untuk mempercepat target pembangunan kesehatan ke depan,” ujar Wali Kota.
Di Kota Probolinggo, rangkaian HKN ke-61 digelar dengan berbagai kegiatan. Di antaranya, ada bakti sosial donor darah, skrining TBC, pemeriksaan kesehatan gratis, dan talkshow sosialisasi. Ada juga edukasi penuntasan TBC oleh dokter spesialis paru.
Selanjutnya ada khitanan massal bagi masyarakat kurang mampu, pemberian bingkisan pada pasien rawat inap, hingga berbagai lomba. Seperti, lomba Posyandu Integrasi Primer, Lomba Pesantren Sehat, dan Lomba Kampung KB Sehat Lestari (Kelurahan Sehat). Kemudian, Lomba Vlog bagi masyarakat umum, Lomba Olahraga Tenis Meja dan Bulu Tangkis, hingga Lomba Senam Sehat Bersama, dan apel HKN ke-61.
Juga ada pemasangan KB IUD dan implan, kegiatan webinar, dan peresmian Komunitas Asma. Semua kegiatan ini sukses terselenggara berkat sinergi dan kolaborasi antara Dinkes-PPKB, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi kesehatan, serta dukungan penuh Pemkot Probolinggo dan berbagai mitra kerja.
Sebelum puncak tasyakuran, juga ada kegiatan penguatan lansia sehat. Berupa penyuluhan dan senam sehat bersama. Juga ada stand dari puskesmas yang menampilkan pelayanan puskesmas sesuai sistem Integrasi Layanan Primer (ILP).
Mereka membagi layanan kesehatan puskesmas menjadi lima klaster. Meliputi, Klaster 1 (Manajemen), Klaster 2 (Ibu dan Anak), Klaster 3 (Usia Dewasa dan Lansia), Klaster 4 (Penanggulangan Penyakit Menular), dan Klaster 5 (Lintas Klaster).
Dalam puncak HKN, momentum untuk menampilkan penayangan berbagai kegiatan Dinkes, video pemenang lomba posyandu, poskestren, hingga berbagai kegiatan HKN. Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyerahkan secara simbolis hadiah lomba-lomba peringatan HKN yang telah digelar.
Di antaranya, lomba Posyandu Terintegrasi, IKI Pesat, olahraga tenis meja dan bulu tangkis, vlog, hingga fotografi. Puncak peringatan HKN ke-61 diisi dengan seminar kesehatan oleh dr. Cik Kahadi, Sp.Jantung, FIHA. yang mengangkat tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui sebuah gerakan masyarakat. (el/adv)
Editor : Fahreza Nuraga