PROBOLINGGO, Radar Bromo - Di era serba digital, ilmu desain grafis jadi salah satu bekal cukup penting bagi generasi muda. Menjadi fondasi penggerak ekonomi kreatif. Hal itu disadari betul oleh SMPN 5 Kota Probolinggo.
Sekolah yang beralamat di Jalan Cokroaminoto, Kota Probolinggo, ini mengajak siswa-siswinya belajar di Jawa Pos Radar Bromo.
Rabu (26/11), sejumlah 42 pelajar mengikuti Diklat Desain Grafis selama dua jam. Mulai pukul 09.00 hingga 11.00.
Dalam pendidikan ini, dikenalkan dasar-dasar dunia desain grafis kepada para pelajar yang memiliki minat di bidang kreatif. Selama kegiatan, para siswa juga didampingi oleh dua guru pembina.
Diklat dibimbing langsung oleh Desainer Grafis Jawa Pos Radar Bromo Achmad Syaifudin. Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan warna yang baik, standar layout majalah, hingga teknik dasar bagaimana membuat desain yang efektif dan menarik.
Selain teori, peserta juga dikenalkan dengan penggunaan software desain profesional, seperti Adobe Illustrator, Adobe Photoshop, dan Adobe InDesign, yang merupakan perangkat lunak penting dalam industri desain grafis modern.
“Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Dengan pembekalan awal ini, semoga dapat menjadi langkah awal mereka untuk berkarya lebih jauh di dunia desain,” ujar Achmad Syaifudin.
Para siswa tampak antusias selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berkesempatan mencoba langsung dasar-dasar pengolahan layout majalah dan eksperimen warna yang tepat.
“Di sekolah kami ada majalah sekolah. Sebelum mengikuti diklat ini, siswa-siswi juga mengikuti diklat menulis berita,” ujar Fathurozi, guru pembina.
Diklat ini menjadi bentuk komitmen Jawa Pos Radar Bromo dalam mendukung perkembangan kreativitas generasi muda. Khususnya di bidang desain grafis yang semakin dibutuhkan di era digital. Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. (asa/*)
Editor : Moch Vikry Romadhoni