PEMKOT Probolinggo menggelar Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-80 Tahun 2025, begitu meriah. Serta, benar-benar memberikan kesan mendalam bagi kemajuan dunia pendidikan, khususnya Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG(K)., M.Kes. memimpin Apel Peringatan HGN Tahun 2025 di Stadion Bayuangga, Kota Probolinggo, Selasa (25/11). Apel ini ikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan di Kota Probolinggo, yang mencapai 1.942 orang. Mereka hadir dengan menggunakan pakaian adat tradisional cerminan ragam budaya Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
Usai Apel, seluruh undangan maupun peserta segera bergeser ke lokasi Ballroom Paseban Sena, Jalan Suroyo, Kota Probolinggo. Mereka menghadiri Tasyakuran sekaligus Penganugerahan Kepala Sekolah Inspiratif dan Guru Inovatif. Siang itu juga ada penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba-lomba yang telah digelar sebagai rangkaian peringatan HGN ke-80 Tahun 2025.
Wujud syukur HGN ke-80 Tahun 2025 di Kota Probolinggo, ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin. Potongan tumpeng pertama ini diberikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah, S.Si., M.Pd. mewakili seluruh guru di Kota Probolinggo.
Kemeriahan HGN kali ini kian istimewa. Rumah Inovasi yang beberapa waktu di-launching Disdikbud Kota Probolinggo, tak disangka telah menghasilkan inovasi di bidang pendidikan terbanyak se-Indonesia, yakni 2.262 karya inovasi guru. Keberhasilan Pemkot ini langsung menjadi perhatian Lembaga Pencatat Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Siang itu, Wali Kota atas nama Pemkot Probolinggo menerima penghargaan Rekor MURI atas Inovasi di Bidang Pendidikan terbanyak se-Indonesia. Direktur Marketing Rekor MURI Awan Rahargo pun mengalungkan medali dan menyerahkan penghargaan Rekor MURI kepada Wali Kota. Sebuah prestasi yang begitu luar biasa bagi sebuah daerah.
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas segala pengabdian, pengorbanan, dan kesabaran tanpa batas semua guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurutnya, peringatan HGN merupakan momentum untuk terus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Terus beradaptasi dengan perubahan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menginsipratif. Tentu prestasi ini adalah titik tolak untuk memperbaharui semangat pengabdian kita bersama,” ujarnya.
Awan begitu mengapresiasi komitmen Wali Kota karena memiliki komitmen tinggi menghadirkan pendidikan yang lebih inovatif, kreatif, dan adaptif bagi kemajuan pendidikan di Kota Probolinggo.
Mengamini ungkapan Wali Kota, Kepala Disdikbud Kota Probolinggo Dr. Siti Romlah juga bersyukur. “Alhamdulillah, tentu ini bukan capaian yang mudah. Namun, yang paling utama dari sebuah inovasi tentu dampak yang nyata bagi peserta didik. Yakni, perubahan perilaku peningkatan nilai-nilai karakter pada peserta didik dan juga bagaimana menerapkan anak-anak yang menjadi berpikir kritis, inovatif, dan mampu memiliki daya saing tinggi, baik nasional maupun internasional,” ujarnya. (el/adv)
Editor : Fahreza Nuraga