Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Longsor, Jalur Bromo di Sukapura-Probolinggo Sempat Terganggu

Inneke Agustin • Selasa, 25 November 2025 | 01:59 WIB
EVAKUASI: Tim BPBD Kabupaten Probolinggo membersihkan material longsor di Dusun Ponjol, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Senin (24/11).
EVAKUASI: Tim BPBD Kabupaten Probolinggo membersihkan material longsor di Dusun Ponjol, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Senin (24/11).

SUKAPURA, Radar Bromo- Jalur wisata menuju kawasan Gunung Bromo via Probolinggo, sempat terganggu. Senin (24/11) pagi, tebing di Dusun Ponjol, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, longsor. Syukur tak ada korban jiwa.

Material longsor dari tebing yang longsor setinggi 4 meter dengan lebar 5 meter ini, sempat menutup separo badan jalan. Karena itu, para pengendara harus lebih waspada menggunakan separo jalan.

Kepala Desa Wonokerto Heri Dri Hartono mengatakan, di daerah Sukapura, hujan mulai rutin turun setiap hari. Terutama pada sore hingga malam. “Minggu (23/11) itu, hujan mulai sore sampai tengah malam. Mungkin karena itu, membuat tebing longsor,” katanya.

Petugas BPBD Kabupaten Probolinggo Lana mengatakan, longsor terjadi di tebing dengan ketinggian kurang lebih 4 meter dan lebar sekitar 5 meter.

Beruntung, material longsor tak sampai memakan korban jiwa. “Hanya saja, material longsor cukup banyak dan menutup setengah badan jalan. Tetapi, kendaraan masih bisa melintas menggunakan ruas jalan satunya,” katanya.

BPBD Kabupaten Probolinggo lantas meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi material longsor yang menghalangi jalan.

Material tanahnya dimasukkan ke sandbag dan digunakan untuk tanggul di tepi tebing. “Ranting-rantingnya kami bersihkan menggunakan chainsaw. Proses pembersihan mulai pukul 09.30 sampai pukul 13.30,” terangnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, sejak September hingga saat ini, terpantau sudah lima kali kejadian longsor.

Hal ini terjadi seiring masuknya musim hujan. “Dari lima kejadian, satu kali di daerah Tiris dan sisanya di Sukapura. Yang di Sukapura seringnya di Desa Wonokerto,” ujarnya. (gus/rud)

 

Editor : Fahreza Nuraga
#longsor #wisata gunung bromo #probolinggo #sukapura