Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pertamina Jamin Kualitas BBM Terbaik untuk Warga Probolinggo, Terapkan Tujuh Tahap Quality Control

Inneke Agustin • Minggu, 23 November 2025 | 00:22 WIB
CEK: Pertamina Patra Niaga II Malang bersama petugas gabungan dari Polres Probolinggo Kota dan DKUP Kota Probolinggo saat melakukan pengecekan Pertalite di salah satu SPBU Kota Probolinggo, Selasa (4/
CEK: Pertamina Patra Niaga II Malang bersama petugas gabungan dari Polres Probolinggo Kota dan DKUP Kota Probolinggo saat melakukan pengecekan Pertalite di salah satu SPBU Kota Probolinggo, Selasa (4/

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kenyamanan dan keamanan kendaraan.

PT Pertamina (Persero) memastikan bahwa setiap liter BBM yang disalurkan ke masyarakat memiliki kualitas terbaik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Pertamina Patra Niaga menerapkan serangkaian proses quality control (QC) yang ketat untuk memastikan BBM yang diterima konsumen aman dan berkualitas.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa Pertamina telah mengimplementasikan tujuh tahap QC yang mencakup seluruh tahapan distribusi.

Mulai dari pengiriman hingga penyaluran ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Tujuh tahap quality control (QC) untuk Kualitas BBM yang terjamin. Mulai dari memastikan sertifikat kualitas BBM dari kilang atau impor, pengujian suplai BBM yang masuk melalui kapal, QC berkala saat penyimpanan di tangki timbun, QC saat pemompaan BBM dari pipa kilang atau impor, QC sebelum BBM disalurkan ke mobil tangki, QC di pintu keluar fuel terminal BBM dan QC sebelum dan setelah BBM dibongkar di SPBU.

"Proses QC ini kami lakukan secara sangat ketat dan periodik. Jika ada produk yang tidak memenuhi standar, kami tidak akan mendistribusikannya ke masyarakat," kata Ahad.

Di Kota Probolinggo, Pertamina Patra Niaga II Malang melakukan pemeriksaan ke lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Probolinggo, Selasa (4/11).

Kegiatan ini dilakukan gabungan bersama Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUP) Kota Probolinggo.

Lima SPBU yang menjadi lokasi pengecekan masing-masing adalah SPBU Mastrip, SPBU Triwung Lor, SPBU Mayangan, SPBU Pilang, dan SPBU Kasbah. Kegiatan dilakukan sebagai tindak lanjut atas dugaan adanya penurunan kualitas pada bahan bakar Pertalite.

Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga II Malang, Hendra Saputra menjelaskan secara rinci bahwa proses pengecekan dilakukan melalui tiga tahapan utama.

Pertama, pemeriksaan kandungan air di tangki pendam untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kontaminasi.

Kedua, uji sampel BBM dari nozzle untuk mengecek takarannya. Ketiga, pemeriksaan warna BBM yang menjadi indikator penting dalam mendeteksi campuran atau degradasi bahan bakar.

"Dari ketiga indikator tersebut, hasilnya semua normal. Warna dan kandungan Pertalite masih sesuai standar yang ditetapkan Pertamina,” jelasnya.

CEK: Pertamina Patra Niaga II Malang bersama petugas gabungan dari Polres Probolinggo Kota dan DKUP Kota Probolinggo saat melakukan pengecekan Pertalite di salah satu SPBU Kota Probolinggo, Selasa (4/
CEK: Pertamina Patra Niaga II Malang bersama petugas gabungan dari Polres Probolinggo Kota dan DKUP Kota Probolinggo saat melakukan pengecekan Pertalite di salah satu SPBU Kota Probolinggo, Selasa (4/

Selain menegaskan bahwa pasokan BBM di wilayah Probolinggo aman dan sesuai standar, Hendra juga mengimbau masyarakat agar bijak memilih jenis bahan bakar sesuai dengan spesifikasi kendaraan masing-masing.

"Pertalite disarankan untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin 1:9. Sedangkan kendaraan keluaran baru dengan rasio kompresi 1:10 ke atas sebaiknya menggunakan Pertamax agar performa mesin lebih optimal dan efisien,” pungkasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, Iptu Zaenal Arifin menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan beragam metode dan indikator teknis untuk memastikan kualitas bahan bakar dan keakuratan takaran pada dispenser SPBU. "Kami ingin memastikan bahwa layanan BBM di Kota Probolinggo benar-benar sesuai standar,” ujarnya.

Hasil dari pemeriksaan di kelima SPBU tersebut menunjukkan tidak ditemukan campuran air maupun zat lain pada BBM jenis Pertalite. Selain itu, hasil uji takaran juga menunjukkan bahwa volume BBM yang dikeluarkan dari dispenser masih sesuai dengan standar kalibrasi resmi.

"Alhamdulillah, dari hasil pengecekan bersama ini, tidak ada temuan pelanggaran. Sebelum BBM masuk ke tangki pendam, pihak SPBU memang sudah melakukan pengecekan kualitas terlebih dahulu,” pungkasnya. (gus/fun)

Editor : Fandi Armanto
#spbu #Pertamina Patra Niaga #pertalite #pertamina #bbm