Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sembilan Bulan, Temukan 599 Kasus TBC di Kota Probolinggo, Ini Wilayah Terbanyak

Arif Mashudi • Rabu, 19 November 2025 | 12:39 WIB

 

 

Ilustrasi TBC
Ilustrasi TBC
 

KANIGARAN, Radar Bromo- Jumlah kasus penyakit tuberkulosis (TBC) di Kota Probolinggo cukup mengejutkan. Selama Januari-September 2025, telah ditemukan 589 kasus.

Jumlahnya hampir melampaui jumlah kasus sepanjang 2024 yang mencapai 607 kasus.

Penyakit TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan bakteri mycobacterium tuberculosis. Penularan TBC terjadi melalui udara, ketika penderita batuk, bersin, berbicara atau bernyanyi, dan droplet yang mengandung bakteri masuk ke udara.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes-PPKB Kota Probolinggo Asri Wahyuningsih mengatakan, pada 2024 ditemukan 607 kasus TBC.

Sedangkan, tahun ini (Januari-September) ditemukan 589 kasus. “Tahun 2024 dari 607 kasus, yang anak usia 0-14 tahun ada 53 kasus. Selain itu, usia dewasa. Begitu juga tahun ini, semuanya usia anak," katanya.

Kasus TBC, kata Asri, paling banyak ditemukan di wilayah Kecamatan Mayangan, mencapai 262 kasus. Kemudian, di wilayah Kecamatan Kanigaran ada 115 kasus.

Kecamatan Kademangan 97 kasus, Kecamatan Wonoasih 59 kasus, dan Kecamatan Kedopok 56 kasus.

“Separo dari total kasus TBC ditemukan di wilayah Kecamatan Mayangan,” ujarnya.

Pemkot Probolinggo terus berusaha melakukan pencegahan. Selain pengobatan terhadap pasien, juga dilakukan edukasi kepada masyarakat soal hidup bersih dan sehat. Serta, berkoodinasi dengan lintas sektor dalam penanganan.

“Kasus TBC yang ditemukan, diobati. Bagi yang kontak erat atau kontak serumah, dilakukan investigasi kontak. Dilakukan pemeriksaan. Selain itu, dilakukan edukasi dan lain-lain,” katanya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyakit TBC. Di antaranya, kontak erat dengan penderita TBC, kondisi kekebalan tubuh yang lemah, lingkungan rumah yang tidak sehat, serta kumuh dan ventilasi buruk.

“Menular itu karena penderita kondisinya lemah, kontak aktif dengan penderita TBC," jelasnya. (mas/rud)

Kasus TBC Sepanjang JANUARI-SEPTEMBER 2025 di Puskesmas Wilayah Kota Probolinggo

Jati

70 Kasus

Wonoasih

59 Kasus

Ketapang

97 Kasus

Kedopok

56 Kasus

Kanigaran

115 Kasus

Sukabumi

192 Kasus

Total

589 Kasus

*) Data setiap Puskesmas di Kota Probolinggo

 

Editor : Muhammad Fahmi
#Tubercoulosis #tbc #Mayangan #probolinggo #puskesmas