PROBOLINGGO, Radar Bromo - Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui fasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) sukses menggelar Dialog Interaktif Peningkatan Komunikasi. Bersama Forkopimda dengan Aparatur Negara dan Masyarakat dalam rangka Pembangunan Kota Probolinggo Berkelanjutan, Selasa pagi (18/11).
Acara yang berlangsung di Ballroom Paseban Sena Hotel & Resto, Jl. Suroyo, Kota Probolinggo, itu dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG(K)., M.Kes. Sedikitnya, ada seratus peserta yang mengikuti dialog.
Hadir pula Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, S.E.; Ketua PN Kota Probolinggo Mellina Nawang Wulan, S.H., M.H.; Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Didid Wahyu Agustyawan.
Selanjutnya, Kajari Kota Probolinggo yang diwakili oleh Kasi Datun Kejaksaan Kota Probolinggo Andi Haerudin, S.H.; Dandim 0820 Probolinggo yang dihadiri oleh Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawady Karnawan, dan Kepala Kantor Kemenag Kota Probolinggo Didik Kurniawan, S.Ag.
Selain itu, ada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Probolinggo Budiono Wirawan yang bertindak sebagai moderator dalam dialog interaktif pagi itu.
Seperti judul kegiatan tersebut, peserta dialog di antaranya para asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Probolinggo, para camat dan lurah se-Kota Probolinggo, ASN Pemkot Probolinggo, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Dalam arahannya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menyebut dinamika zaman menuntut untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi agar lebih terbuka, lebih responsif, dan lebih adaptif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, komunikasi adalah hal yang sangat penting. Pemkot Probolinggo sendiri telah membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Meski demikian, kita juga sadar masih ada sebagian kelompok yang merasa komunikasinya belum cukup. Inilah tantangan bagi kita semua untuk semakin memperbaiki pola komunikasi yang efektif dan membangun,” beber Aminuddin.
“Kondusifitas wilayah adalah kunci utama keberhasilan pembangunan. Sesuai arahan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto, segala bentuk pembangunan kita mulai dari kelurahan,” ungkap Wali Kota.
Kepada seluruh peserta dialog, Wali Kota menegaskan agar para camat, lurah, hingga seluruh OPD untuk bekerja lebih ekstra, menjaga integritas, serta tetap terbuka terhadap seluruh masukan masyarakat.
“Jangan ada yang ditutup-tutupi. Pembangunan hanya akan berhasil apabila kita menjaganya dengan semangat transparansi, kolaborasi, dan kejujuran,” tegasnya.
Demikian pula kepada seluruh lapisan masyarakat, Wali Kota Probolinggo dr. Aminudin mengajak untuk bersama-sama mendukung pembangunan Kota Probolinggo.
Sebab, menurutnya, partisipasi masyarakat adalah kunci keberlanjutan pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha menyebut, peran legislatif sebagai penyambung lidah rakyat segala aspirasi rakyat kepada eksekutif.
DPRD dan Pemkot saling mendukung agar pembangunan tercapai dan masyarakat sejahtera.
Dalam arahannya, Ketua PN Kota Probolinggo Mellina Nawang Wulan menjelaskan, PN sebagai bagian dari Pemkot menjunjung tinggi kode etik secara ketat untuk berperan sesuai aturan yang berlaku, sinergitas dengan instansi terkait, menjunjung tinggi nilai hukum serta mengenalkan beberapa poin penting KUHP yang akan segera berlaku.
Kasdim 0820/Probolinggo Mayor Inf Herawady Karnawan dalam arahannya menjelaskan peran TNI dan berbagai program kerjanya.
Seperti ketahanan pangan, Babinsa Masuk Sekolah, Babinsa Masuk Dapur, hingga pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa.
Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Didid Wahyu Agustyawan dalam arahannya memaparkan berbagai isu di masyarakat cukup meresahkan.
Seperti kenakalan remaja hingga geng motor. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk mengatasinya. Ia meningatkan agar masyarakat sebagai pengguna jalan selalu tertib dalam berlalu lintas.
Lalu, Kasi Datun Kejaksaan Kota Probolinggo Andi Haerudin, S.H. dalam arahannya menjelaskan, beberapa program Kejaksaan Negeri bagi masyarakat.
Salah satunya, pendampingan hukum hingga sidang isbat kolaborasi dengan Kemenag dan Dispendukcapil Kota Probolinggo.
Ditemui Jawa Pos Radar Bromo, Kepala Bakesbangpol Kota Probolinggo melalui Kabid Paulus Dian Cahyono, A.P., M.M. mengungkapkan, dialog interaktif pagi itu menjadi momentum dan wadah yang tepat untuk membahas berbagai dinamika sosial masyarakat, potensi kerawanan, serta langkah antisipatif menjelang akhir tahun.
Beberapa isu yang diangkat oleh peserta pun dibahas bersama dalam mencari solusi bersama.
Di antaranya, rumah tidak layak huni, sosialisasi KUHP baru, penataan parkir Gladak Serang, optimalisasi pajak, kesenjangan sosial dapak pembangunan, hingga pembangunan terintegrasi sebagai wujud pemerataan perekonomian masyarakat. (el/adv)
Editor : Muhammad Fahmi