Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Keseruan Pengukuhan Bunda PAUD Kota Probolinggo dan Seminar Parenting Bersama Mendidik dengan Hati

Arif Mashudi • Kamis, 13 November 2025 | 02:45 WIB
SERU: Umi Dayati, motivator dan dosen Universitas Negeri Malang (UM) saat  mengajak peserta ice breaking. Inset dr Evariani Aminuddin saat dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kota Probolinggo.
SERU: Umi Dayati, motivator dan dosen Universitas Negeri Malang (UM) saat mengajak peserta ice breaking. Inset dr Evariani Aminuddin saat dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kota Probolinggo.

KANIGARAN, Radar Bromo-dr Evariani Aminuddin resmi dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Kota Probolinggo. Selain itu, dilaunching 100 Inovasi Pembelajaran PAUD Kota Probolinggo.

Pengukuhan Bunda PAUD Kota Probolinggo periode 2025-2030 itu dilakukan Wali Kota Probolinggo, Rabu (12/11) di Ball Room Hotel Bromo Park, Kota Probolinggo.

Selain itu, Wali Kota juga melaunching 100 Inovasi Pembelajaran PAUD Kota Probolinggo dan membuka Seminar Parenting di tempat yang sama.

Acara tersebut dihadiri Forkopimda, beberapa perangkat daerah, Camat, Lurah, Bunda Paud Kota, Bunda PAUD Kecamatan, dan Bunda PAUD Kelurahan.

Sejumlah wali murid PAUD juga dipilih untuk hadir dalam kegiatan itu.

Siti Romlah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo mengatakan, tiga kegiatan itu digelar sekaligus sebagai perwujudan apresiasi kepada Bunda PAUD di Kota Probolinggo dan guru inovatif PADU.

Juga sebagai penghargaan pada peran orangtua atas kebersamaannya melalui tugas dan peran masing-masing dalam mendidik anak-anak Kota Probolinggo.

Mereka semua dinilai telah mewujudkan gerakan Ayo Sekolah dengan menanamkan semangat pembelajaran dengan hati.

Sehingga, pembelajaran di jenjang pendidikan anak usia dini benar-benar nyaman dan menyenangkan.

”Kita sudah memiliki 1.965 inovasi dan hari ini dilaunching 100 inovasi lagi. Sehingga ada lebih dari 2000 inovasi pembelajaran PAUD per hari ini. Sekaligus ini merupakan dukungan terhadap terlaksananya percepatan peningkatan mutu pendidikan di Kota Probolinggo dan dukungan prioritas program dari Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota Probolinggo,” terangnya.

Evariani Aminuddin, Bunda PAUD Kota Probolinggo mengatakan, Disdikbud bersama Bunda PAUD memiliki peran penting dalam mendukung dan mendampingi satuan pendidikan PAUD. Yaitu untuk mencapai pemenuhan standar pelayanan tersebut.

Menurutnya, Bunda PAUD adalah mitra utama tokoh sentral, sekaligus figur ibu dalam gerakan PAUD bermutu yang berlandaskan pengembangan anak usia dini holistik integratif.

Keberadaan Bunda PAUD diharapkan dapat memotivasi masyarakat, serta para pemangku kepentingan PAUD untuk bersinergi dalam menyediakan layanan PAUD yang bermutu.

”Peran Bunda PAUD dalam mendukung layanan power bermutu adalah mendorong pelaksanaan pendidikan keluarga di satuan PAUD. Karena saat ini baru 74 persen anak yang sekolah PAUD, jadi PR kita 25 persen anak didorong untuk bisa sekolah PAUD,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo, Aminuddin mengatakan, perluasan dan pemerataan layanan PAUD menjadi kebijakan strategis Pemkot.

Pihaknya memfasilitasi program parenting sebagai wadah bagi orang tua untuk berinteraksi dan mensosialisasikan program PAUD.

Hal ini bertujuan untuk menyadarkan dan meningkatkan kemampuan orang tua dalam mengasuh anak dan bersinergi dengan pendidik paud.

”Kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas 100 inovasi pembelajaran PAUD yang telah dilaunching. Apalagi, tercatat sudah ada 2.000 lebih inovasi pembelajaran yang muncul. Satu inovasi saja membutuhkan pemikiran dan gagasan kuat, ini sudah ada 2.000 inovasi dan sangat patuh diapresiasi,” terangnya.

Kegiatan hari  itu diakhirnya dengan Seminar Parenting yang diisi oleh dua narasumber. Yaitu, Bunda PAUD Kota Probolinggo Evariani Aminuddin dan Umi Dayati, motivator dan dosen Universitas Negeri Malang (UM). (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#bunda paud #dr Evariani #Kota Probolinggo #Wali Kota Probolinggo