GADING, Radar Bromo - Polsek Gading hingga kini masih melakukan penyelidikan kasus penemuan bayi di aliran sungai Dusun Rama, Desa Kertosono, Kecamatan Gading.
Polisi melakukan pendalaman keterangan saksi, namun belum mengerucut pada terduga pelaku.
Penemuan bayi perempuan yang sudah tak bernyawa ini menjadi atensi Polsek Gading.
Petugas berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap para pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
Identifikasi terhadap bayi sudah dilakukan namun masih perlu dilakukan penyelidikan untuk membuat perkara menjadi terang.
“Saat ini masih kami lakukan penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Gading Aipda Romli.
Beberapa saksi telah dimintai keterangan mulai dari bocah yang menemukan. Hingga warga yang mengetahui penemuan jenazah bayi malang tersebut.
Keterangan yang disampaikan tersebut telah dihimpun. Sayangnya masih belum mengerucut pada pelaku pembuangan bayi. “Belum mengerucut pada pelaku. Saat ini masih kami dalami,” ucapnya.
Sebelumnya Warga Dusun Rama, Desa Kertosono, Kecamatan Gading mendadak gempar.
Sebuah benda terbungkus kresek hitam mencurigakan mengambang di aliran sungai setempat Jumat sore (7/11). Saat dibuka rupanya berisi bayi perempuan yang sudah tak bernyawa.
Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh dua bocah bernisial MRA, yang masih kelas 4 SD bersama temannya MKE yang masih kelas 5 SD.
Saat itu sekitar pukul 15.30 kedua bocah asal Dusun Panggung, Desa Kertosono, Kecamatan Gading ini sedang mandi di aliran sungai Dusun Rama, desa setempat.
Polsek Gading berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Probolinggo melakukan olah TKP.
Bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan tersebut ditemukan dengan tali pusar sudah terpotong.
Kemudian saat terbungkus kresek hitam posisi kepala menunduk.
Lalu kedua lengan dan kaki tertekuk mendekati dada. Pada bayi malang itu juga terdapat luka robek di siku tangan sebelah kanan. (ar/fun)
Editor : Abdul Wahid