PEMERINTAH Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan warganya. Salah satunya dilakukan dengan pembangunan infrastruktur yang merata.
Sejumlah pembangunan pemerintah desa difokuskan terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan akses masyarakat. Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya pembangunan tembok penahan tanah (TPT), renovasi drainase, pembangunan jembatan antardusun, serta pavingisasi jalan desa.
“Tujuannya sederhana, agar masyarakat lebih nyaman dan kegiatan ekonomi berjalan lancar. Infrastruktur yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” ujar Sekretaris Desa Kalisalam Ahmad Choirul Anwar.
Salah satunya yang telah rampung adalah TPT di Dusun Grogol. Proyek ini dibangun untuk menjaga batas dan kestabilan lahan agar tidak bergeser. “Pembangunan TPT ini penting agar tanah makam tidak termakan sawah atau sebaliknya. Jadi, batasnya tetap sesuai ukuran aslinya,” ujarnya.
Ada dua titik TPT yang dibangun. Masing-masing sepanjang 92,2 meter dengan tinggi 1,3 meter dan sepanjang 38,3 meter dengan tinggi 1,2 meter. Semua telah rampung pada Oktober lalu.
Berikutnya ada renovasi drainase di Dusun Gepeng, sepanjang 104,3 meter. “Selain agar aliran pembuangan lebih lancar, drainase ini juga berada di jalan poros desa. Dengan diperbaiki, tampilannya kini lebih rapi dan sedap dipandang,” ujar Anwar.
Pemerintah Desa Kalisalam juga membangun jembatan antara Dusun Langgaran dan Dusun Kebonan. Jembatan ini menjadi akses utama warga menuju lembaga pendidikan dan pasar.
“Sebelumnya bagian bawah jembatan terlalu sempit, sehingga sering tersumbat sampah dan menyebabkan banjir. Apalagi saat musim hujan. Sudah kami perlebar menjadi 1,7 meter sepanjang 4,5 meter. Alhamdulillah, aliran air kini lancar dan tidak lagi menimbulkan bau,” ungkapnya.
Dari program Jaringan Aspirasi Masyarakat (Jasmas) Provinsi Jawa Timur, pemerintah desa mempaving jalan permukiman dan area pertanian. Jalan yang semula berupa tanah, kini telah menjadi jalur yang lebih nyaman dan mudah dilintasi kendaraan roda dua maupun empat.
“Kami ingin memastikan seluruh warga dapat menikmati hasil pembangunan secara merata. Harapannya, kualitas hidup masyarakat Kalisalam terus meningkat dari waktu ke waktu,” katanya.
Jaga Kesejahteraan Warga lewat Ketahanan Pangan
Upaya Pemerintah Desa Kalisalam untuk meningkatkan kesejahteraan warga tidak hanya difokuskan pada pembangunan infrastruktur. Namun, juga menyentuh sektor ketahanan pangan dan kesehatan. Kedua bidang ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup warga.
Sekretaris Desa Kalisalam Ahmad Choirul Anwar mengatakan, dalam bidang ketahanan pangan, pemerintah desa kini mengelola 12 ekor sapi merah melalui BUMDes.
Hewan ternak ini dipelihara dan digemukkan sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Harapan kami, hasil dari program pemeliharaan sapi ini dapat menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus membuka peluang kerja bagi warga sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, selain memberikan dampak ekonomi, program ini juga mendorong masyarakat agar lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan produktif di desa. Dengan begitu, potensi sumber daya lokal dapat dimanfaatkan secara optimal.
Di bidang kesehatan masyarakat, pemerintah desa rutin menggelar Posyandu setiap bulan.
Baik Posyantu balita, ibu hamil, hingga lansia. Pemerintah desa berupaya memastikan seluruh warganya mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
Anwar mengatakan, seluruh kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Desa Kalisalam dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berdaya saing.
“Pembangunan tidak hanya tentang jalan atau jembatan, tetapi juga tentang manusia di dalamnya. Karena kesejahteraan masyarakat akan terwujud bila kebutuhan dasar mereka, seperti pangan dan kesehatan, terpenuhi dengan baik,” ujarnya. (gus/rud/*)
APBDES PEMERINTAH DESA KALISALAM TAHUN ANGGARAN 2025
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Desa : Rp 54.390.000,00
Pendapatan Transfer : Rp 1.485.498.713,00
Pendapatan Lain-Lain : Rp 0,00
Jumlah Pendapatan : Rp 1.539.888.713,00
BELANJA
Belanja Pegawai : Rp 326.600.384,00
Belanja Barang dan Jasa : Rp 474.716.384,72
Belanja Modal : Rp 692.361.001,00
Belanja Tidak Terduga : Rp 36.000.000,00
Jumlah Belanja : Rp 1.529.677.769,72
Surplus/Defisit : Rp 10.210.943,28
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan : Rp 169.632.056,72
Pengeluaran Pembiayaan : Rp 179.843.000,00
Pembiayaan Netto : (Rp 10.210.943,28)