KANIGARAN, Radar Bromo - Kabar menggembirakan bagi calon jemaah haji (CJH) asal Kota Probolinggo.
Pemerintah Pusat yang menetapakn masa tunggu haji rata-rata 26 tahun, berdampak terhadap kuota haji yang akan berangkat tahun depan.
Kuota CJH berangkat tahun depan bisa naik 50 persen dibanding tahun ini.
Koordinator Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Probolinggo Didik Heriadi mengatakan, kuota CJH yang bakal berangkat tahun depan dipastikan naik signifikan.
Tahun ini hanya 214 jemaah yang berangkat. Tahun depan, kuota CJH Kota Probolinggo eksisting 90 persen tercatat ada 293 jemaah, sehingga dapat dipastikan kuota 100 persen Kota Probolinggo, bisa lebih dari 300 CJH.
“Saat ini, eksisting kuota 90 persen sejumlah 293 jemaah. Kalau 100 persen, dipastikan kuota lebih dari 300 jemaah,” katanya, Senin (10/11).
Tambahan kuota ini kata Didik, dampak dari kebijakan Pemerintah Pusat yang menetapkan masa tunggu haji rata-rata 26 tahun.
Jawa Timur, dengan 42.409 jemaah yang sedang antre, berada di urutan pertama terbanyak di Indonesia. Karena itu, jumlah kuota jemaah yang berangkat menigkat.
“Supaya rata-rata lama tunggu haji 26 tahun, kuota jemaah haji yang berangkat tahun ini ditambah. Kota Probolinggo, juga naik signifikan. Sebelumnya hanya 214 jemaah, tahun depan diperkirakan lebih dari 300 jemaah,” terangnya.
Didik mengatakan, dari 293 CJH yang akan berangkat tahun ini merupakan CJH yang mendaftar haji terakhir pada 6 November 2012.
Jika eksisting 100 persen, dipekrkirakan CJH yang mendaftar hingga 15 November 2012 juga akan terkerek masuk kuota berangkat.
“Jemaah sudah mendapatkan pemberitahuan terkait masuk kuota eksisting berangkat haji tahun 2026. Mereka diminta segera menyiapkan syarat dokumen pemberangkatan tahun depan, termasuk paspor,” jelasnya. (mas/rud)
Editor : Fahreza Nuraga