PEMERINTAH Desa Sekarkare, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, berupaya merealisasikan pembangunan secara berimbang. Termasuk fasilitas pendidikan dan perekonomian masyarakat.
Pendidikan menjadi perhatian Pemerintah Desa Sekarkare. Terlaksananya pendidikan yang baik bukan hanya ditentukan kualitas tenaga pengajar. Namun, juga perlu diimbangi dengan sarana dan prasarana penunjang yang baik. Salah satunya gedung sekolah.
Karena itu, pemerintah desa bertahap membangun gedung dan sarana prasarana PAUD dan TK Mutiara Hati 1 di RT 5/RW 1, Dusun Krajan. Tahun ini pemerintah desa melanjutkan tahap finishing, berupa pemasangan plafon, lantai keramik, dan pengecatan gedung. “Kami lakukan finishing yang belum tuntas. Saat ini sudah selesai dilaksanakan,” ujar Kepala Desa Sekarkare, Senadi.
Finishing pembangunan gedung sekolah menjadi salah satu sasaran pembangunan di bidang pendidikan Pemerintah Desa Sekarkare. Dengan harapan kegatan belajar mengajar menjadi lebih aman dan nyaman. “Manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh siswa dan guru,” jelasnya.
Pemerintah desa juga bertahap merealisasikan program ketahanan pangan peternakan dan penggemukan kambing. Tak tanggung-tanggung, untuk merealisasikan program ini pemerintah desa mengalokasikan Rp 150 juta. Anggaran ini nantinya akan digunakan untuk membangun kandang, membeli 50 ekor kambing, pemenuhan sarana dan prasarana, serta pemenuhan operasional.
“Perencanaan sudah kami lakukan dengan matang. Saat ini ketahanan pangan bertahap kami realisasikan,” ujarnya. (ar/rud/*)
Dongkrak Sektor Pertanian, Bangun Irigasi-Embung
MAYORITAS wilayah Desa Sekarkare, masih berupa lahan pertanian produktif. Mayoritas warga juga bekerja sebagai petani dan buruh tani. Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat keuntungan petani. Salah satunya terpenuhinya infrastruktur, sarana dan prasarana sektor pertanian.
Kepala Desa Sekarkare Senadi mengatakan, produktivitas pertanian menjadi perhatian pemerintah desa. Karena itu, pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana, secara bertahap terus dilengkapi. “Banyak warga yang berprofesi sebagai petani. Karena itu, pembangunan sektor pertanian terus dilakukan,” katanya.
Pemerintah desa telah membangun irigasi sepanjang 80 meter di RT 6/RW 2, Dusun Sekargadung. Irigasi ini menjadi jalur air menuju puluhan hektare lahan puluhan warga.
Pemerintah desa juga telah membangun embung di RT 1/RW 1, Dusun Krajan. Dengan harapan menjadi tempat penampungan air untuk menghadapi musim kemarau. Pemerintah desa berharap pasokan aliran irigasi lebih terjamin, sehingga produktivitas pertanian terjaga dan perekonomian warga desa turut terangkat.
Dua infrastruktur pertanian ini dibutuhkan petani. Sebelum irigasi dan embung dibangun, ketika debit air meningkat, mengikis tepi irigasi. Air tidak maksimal masuk lahan pertanian.
“Pembangunan berbasis kebutuhan warga kami lakukan secara bertahap. Menyesuaikan anggaran. Tentu kami berharap apa yang sudah terealisasi bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Senadi. (ar/rud/*)
REALISASI PEMBANGUNAN TAHUN 2025
- Membangun irigasi sepanjang 80 meter di RT 6/RW 2, Dusun Sekargadung.
- Membangun embung di RT 1/RW 1, Dusun Krajan.
- Membangun 1 unit RTLH.
- Pengadaan 8 unit rambu dan cermin cembung jalan desa.
- Finishing pembangunan gedung PAUD dan TK di RT 5/RW 1, Dusun Krajan.
- Merealisasikan program ketahanan pangan peternakan dan penggemukan kambing.