Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kandang Sapi Milik Warga Pabean Dringu Probolinggo Terbakar, Tiga Ternak Mati Terpanggang

Inneke Agustin • Senin, 10 November 2025 | 01:00 WIB
SIRAM: Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo saat memadamkan kebakaran di kandang ternak milik Selam, 60 warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Sabtu (8/11) malam.
SIRAM: Petugas Damkar Kabupaten Probolinggo saat memadamkan kebakaran di kandang ternak milik Selam, 60 warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Sabtu (8/11) malam.

PROBOLINGGO, Radar BromoSebenarnya Selam, 60, biasa membakar baleman di kandang ternak miliknya untuk mengusir nyamuk dan lalat.

Namun, Sabtu (8/11) malam itu dia lupa tidak mengecek baleman. Api lantas membesar dan membakar kandang.

Tak hanya membakar kandang. Tiga ekor ternak milik warga Desa Pabean, Dringu, Kabupaten Probolinggo itu, juga terbakar. Seekor sapi dan dua ekor kambing akhirnya mati terpanggang.

Selam mengatakan, dia memang biasa membakar baleman untuk mengusir nyamuk atau lalat di tubuh ternak. Baleman tersebut ia bakar di bak yang terbuat dari seng, setelah itu ditinggalnya beristirahat.

“Saya tinggal tidur karena kecapekan. Padahal biasanya tiap malam saya bangun untuk memberi makan sapi. Tapi kemarin (8/11), rasanya capek sekali. Jadi tidak ke kandang sama sekali setelah itu,” ungkapnya.

Istrinya Rummah, 70, mendengar suara kretek kretek dari belakang rumah sekitar jam 23.00. Tepatnya dari arah kandang sapi mereka. Tak nyaman hati, ia pun mengecek.

“Saat hendak menyalakan lampu dapur, lampu mati. Ketika buka pintu dapur, waduh kandang terbakar. Apinya sudah besar sampai ke atap kandang,” terang Selam.

Rummah pun langsung berteriak minta tolong. Teriakannya sontak membangunkan seisi rumah, termasuk suaminya.

Sejumlah warga di sekitar rumahnya juga bangun. Mereka berdatangan dan membantu memadamkan api.

“Dibantu banyak orang semalam. Warga sini bangun semua untuk bantu nyiram api,” terangnya.

Kebakaran itu lantas dilaporkan ke pihak desa dan Damkar Kabupaten Probolinggo. Petugas Damkar yang menerima informasi tersebut langsung datang ke lokasi.

“Kami tiba di lokasi sekitar pukul 23.25 dan langsung memadamkan api dan dilanjutkan pendinginan dengan bantuan tiga fire truck. Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 00.57,” terang Inspektur Inspeksi Damkar Kabupaten Probolinggo, Danang Purwanto.

Meski demikian, seluruh kandang ternak milik Selam hangus terbakar. Atapnya ambruk, satu ekor sapi merah, beserta dua ekor kambing miliknya ditemukan mati terpanggang.

Menyisakan satu ekor sapi dan tiga belas kambing yang masih hidup. Namun, menderita luka bakar di sekujur tubuhnya. “Padahal sapi itu kami ternak untuk nanti bisa dijual,” kata Rummah.

Akibat kejadian itu menurut Danang, diperkirakan Selam menderita kerugian puluhan juta. Harga satu sapinya saja Rp 10 juta. Ditambah bangunan kandang dan dua ekor sapi, diperkirakan kerugiannya mencapai sekitar Rp 50 juta. (gus/hn)

Editor : Jawanto Arifin
#sapi #kebakaran #kandang #dringu #probolinggo