GADING, Radar Bromo - Warga Dusun Rama, Desa Kertosono, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, mendadak gempar.
Sebuah benda dibungkus kresek hitam mengambang di aliran sungai setempat Jumat sore (7/11).
Saat dibuka, rupanya berisi bayi perempuan yang sudah tak bernyawa.
Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh dua bocah bernisial MRA, kelas 4 SD dan temannya, MKE, kelas 5 SD.
Saat itu, sekitar pukul 15.30, kedua bocah asal Dusun Panggung, Desa Kertosono, itu sedang mandi di sungai Dusun Rama, desa setempat.
Saat asyik mandi, MKE melihat sebuah bungkusan kresek hitam mengambang di aliran sungai lalu berhenti di sebuah pusaran air.
Penasaran dengan benda tersebut, MKE mendekatinya lalu melihat isi bungkusan yang saat itu sedikit terbuka.
MKE kaget karena sekilas melihat ada rambut di dalam bungkusan itu. Ia pun penasaran dan menepikan bungkusan tersebut dengan menggunakan sebatang kayu.
Dia lantas bercerita pada MRA bahwa bungkusan itu berisi rambut. Namun, belum jelas apa yang ada di dalamnya.
Keduanya lantas mengangkat bungkusan kresek hitam dari sungai. Namun, keduanya tak berani membuka bungkusan itu.
Mereka lantas menyampaikan soal bungkusan itu pada beberapa warga yang saat itu ada di dekat sungai.
Beberapa warga yang mendengar cerita keduanya, kemudian berinisiatif membuka bungkusan tersebut.
Betapa kagetnya warga karena kresek hitam itu ternyata berisi bayi perempuan yang sudah meninggal dunia.
Warga pun langsung menghubungi perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Gading.
“Bayi ditemukan tak sengaja oleh anak-anak yang saat sedang mandi. Saat dibuka baru diketahui isinya bayi sudah tidak bernyawa,” kata Kapolsek Gading AKP Maskur Ansori.
Setelah memastikan penemuan bayi itu benar, Polsek Gading berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Probolinggo melakukan olah TKP.
Selanjutnya meminta keterangan pada saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut.
Maskur menuturkan, bayi perempuan itu diduga baru dilahirkan. Posisi kepala bayi menunduk dengan tali pusar sudah terpotong.
Lalu kedua lengan dan kaki tertekuk mendekati dada. Pada tubuh bayi terdapat luka robek di siku sebelah kanan.
“Bayi telah dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati untuk divisum. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” jelasnya. (ar/hn)
Editor : Jawanto Arifin