Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pucuk Pimpinan Kejari Kota Probolinggo Resmi Berganti

Arif Mashudi • Sabtu, 8 November 2025 | 00:51 WIB

 

GANTI PIMPINAN: Lilik Setiawan (kiri) resmi menggantikan Dodik Hermawan (kanan) sebagai Kajari Kota Probolinggo.
GANTI PIMPINAN: Lilik Setiawan (kiri) resmi menggantikan Dodik Hermawan (kanan) sebagai Kajari Kota Probolinggo.

KANIGARAN, Radar Bromo - Pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Probolinggo resmi berganti. Dodik Hermawan digantikan oleh Lilik Setiawan.

Kamis (6/11), keduanya melakukan serah terima jabatan di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur.

Dodik dipromosikan sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jogjakarta.

“Serah terima jabatan sudah berlangsung. Mulai sekarang, kepala Kejaksaan Negeri Kota Probolinggo dipimpin oleh Pak Lilik yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Aceh Tenggara,” ujar Dodik, kemarin.

Kasi Intel Kejari Kota Probolinggo Herdiawan Prayudi mengatakan, Dodik yang menjabat Kajari Kota Probolinggo selama 1 tahun 4 bulan dimutasi menjadi Aspidsus Kejati Jogjakarta.

Posisinya digantikan oleh Lilik Setiawan, mantan Kajari Aceh Tenggara.

“Serah terima jabatan dan pelantikan Pak Kajari Lilik Setiawan sudah digelar di Kantor Kejati Jatim tadi (Kamis, 6/11). Sehingga, secara resmi pucuk pimpinan Kejari Kota Probolinggo sudah berganti,” katanya.

Mutasi di korps Adhyaksa itu tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-1425/10/2025. Tertanggal, 13 Oktober 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia.

Herdiawan mengatakan, selama menjabat Kejari Kota Probolinggo, Dodik sangat memaksimalkan semua bidang di Kejari.

Seperti Bidang Pidsus, kini ada dua perkara tindak pidana korupsi yang masuk  tahap penyidikan. Kemudian, penyelamatan uang negara bidang pidsus mencapai Rp 300 juta. Selain itu, berbagai inovasi dan program layanan bermunculan hingga memperoleh sejumlah penghargaan.

“Bidang Datun juga beliau sangat gencar menyelamatkan keuangan negara. Tahun 2024, pemulihan keuangan mencapai sekitar Rp 1,7 miliar dan tahun 2025 Rp 1,5 miliar.

Ditambah menyelamatkan keuangan negara pada tahun 2025 mencapai Rp 26,4 miliar melalui bantuan hukum litigasi PTUN,” jelasnya. (mas/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#Kejati Jogja #Pucuk pimpinan #kejari kota probolinggo #aceh tenggara