MAYANGAN, Radar Bromo-Pemkot Probolinggo harus siap menanggung dampak atau kerusakan proyek preservasi jalan nasional di Kota Probolinggo.
Salah satunya, kerusakan pipa Perumdam Bayuangga yang terkena alat berat waktu penggalian.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo, Setiorini Sayekti menegaskan, perbaikan itu harus ditanggung oleh Perumdam Bayuangga.
Menurutnya, hal itu sudah tersampaikan dalam rapat koordinasi (rakor) dan telah disepakati bersama.
“Jadi, memang harus ada yang ditanggung pemkot dalam kegiatan preservasi jalan nasional ini,” terang Setiorini.
“Yaitu kerusakan-kerusakan dampak dari pengerjaan proyek tersebut. Itu sudah disepakati bersama,” imbuhnya.
Seperti halnya kerusakan atau kebocoran pipa Perumdam Bayuangga, karena terkena penggalian pengerjaan. Maka, perbaiakannya ditanggung oleh Perumdam Bayuangga.
Termasuk kerusakan taman-taman di pinggir jalan. Perbaikan atau pemeliharaannya juga harus dilakukan oleh pemerintah daerah.
Direktur Perumdam Bayuangga Kota Probolinggo, Indra Sovia Jalal mengatakan saat ini titik kerusakan atau kebocoran pipa ada sekitar 50 titik. Semua kerusakan langsung tertangani dan saat ini tuntas diperbaiki.
”Kerusakan pipa yang paling besar yaitu pipa 8 dim yang berada di Jalan Soekarno Hatta di depan SPBU Kasbah. Alhamdulillah, sudah selesai diperbaiki,” katanya.
Indra menerangkan, kerusakan atau kebocoran pipa tentunya mengganggu aliran air ke saluran rumah (SR) warga.
Sebab selama proses perbaikan, pihaknya mematikan mesin dan air pun tidak mengalir.
Bahkan dari sekitar 20.900 pelanggan yang ada menruutnya, sekitar 70 persen pelanggan terdampak kerusakan pipa yang terjadi. Artinya, sedikit saja yang tidak terimbas proyek prservasi ini.
”Untuk pipa Perumdam yang rusak atau bocor, didominasi pipa ukuran tiga perempat dan tiga dim. Kalau pipa ukuran 8 dim, hanya satu titik itu saja,” ujarnya.
Biaya yang harus dikeluarkan selama proses perbaikan menurutnya, ditanggung dan dikerjakan oleh pihak Perumdam.
Hal itu sebagai bentuk komitmen Perumdam Bayuangga dalam mendukung program preservasi jalan nasional.
”Sudah berapa anggaran untuk perbaikan, masih belum tahu. Nanti akan diketahui kalau sudah terakhir. Yang pasti, kami siap mendukung program pemerintah kota. Tapi kalau pelaksana akan membantu biaya perbaikan, tetap kami buka peluang itu,” terangnya. (mas/hn)
Editor : Muhammad Fahmi