PROBOLINGGO, Radar Bromo - Reses masa Persidangan I Tahun 2025 yang digelar Endang Irawati, anggota DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi Gerindra disambut antusias oleh konstituennya.
Gelaran reses yang berlangsung di Warung Cak Mangun, Kamis (30/10) tersebut, menjadi ajang penyampaian aspirasi bagi warga.
Politisi perempuan itu mendapatkan keluhan terkait harga pupuk subsidi di Kota Probolinggo yang masih mahal.
Serta pembangunan infrastruktur yang belum terealisasi hingga akhir tahun 2025.
Endang mengatakan, sebagian warga Kota Probolinggo masih banyak yang mengandalkan sektor pertanian untuk mata pencaharian sehari-hari.
Namun, persoalan harga pupuk subsidi, membuat biaya pertanian makin tinggi.
Bahkan, dibanding Kabupaten Probolinggo, harga pupuk di Kota Probolinggo jauh lebih mahal.
Sehingga, perlu penanganan lebih lanjut dari Pemkot untuk memastikan harga pupuk subsidi di kota dijual sesuai HET.
Warga juga mengeluhkan ulir untuk dam di Himalaya Los, belum ada penanganan.
Termasuk bencana banjir yang sempat terjadi, belum teratasi secara maksimal.
Akibatnya, saat turun hujan deras, banjir kembali melanda. “Karena sudah masuki musim hujan, kami minta pemerintah siaga dan tanggap menangani bencana, terutama dalam pencegahan,” tegasnya. (mas/one/*)
Editor : Jawanto Arifin