Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Keren, Jurnalis Radar Bromo Juara I Artikel Museum Bank Indonesia: Ulas Sejarah Perjalanan Ekonomi Bangsa

Arif Mashudi • Jumat, 31 Oktober 2025 | 17:04 WIB

 

 

TERBAIK: Jamaluddin. Inset tulisan Jamal yang mengulas sejarah ekonomi bangsa yang dimuat di radarbromo.jawapos.com.
TERBAIK: Jamaluddin. Inset tulisan Jamal yang mengulas sejarah ekonomi bangsa yang dimuat di radarbromo.jawapos.com.

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Wartawan Jawa Pos Radar Bromo Jamaluddin berhasil meraih juara I dalam Lomba Menulis Artikel tentang Museum Bank Indonesia. Ia mengungguli puluhan wartawan media mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang Jawa Timur.

Sejarah berdirinya Museum Bank Indonesia, menarik perhatian Jamaludin. Maklum, museum yang berdiri di kawasan Kota Tua, Jakarta, ini menyimpan jejak panjang perjalan ekonomi bangsa.

Melalui uraian panjangnya, tulisan berjudul Museum “Bank Indonesia, Sejarah Panjang Perjanan Ekonomi Bangsa” ini keluar sebagai juara dalam Lomba gelaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang.

Lomba ini dilaksanakan ketika Kegiatan Capacity Building & Gathering Wartawan di Jakarta, pada 22-23 September 2025. Kegiatan ini diikuti puluhan wartawan di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang.

Salah satunya agendanya mengunjungi Museum Bank Indonesia. Dalam kunjungan itu, para wartawan diajak mengikuti lomba penulisan artikel tentang Museum Bank Indonesia.

Penilaian dilakukan langsung oleh Bank Indonesia. Dilihat dari konten, bahasa, dan point of view (POV).

“Pengumpulan artikel terakhir 26 September. Saya membuat tulisan yang memfokuskan terhadap sejarah berdirinya Bank Indonesia, sejak bernama De Javasche Bank hingga menjadi Museum BI. Alhamdulillah, hari ini (Selasa, 28/10) diumumkan pemenangnya dan saya bisa juara I,” ujar Jamal.

Bapak seorang anak ini menceritakan, artikel berita yang ditulisnya fokus terhadap kutipan dari Presiden Terakhir De Javasche Bank sekaligus Gubernur Pertama Bank Indonesia, Sjafruddin Prawiranegara.

Dalam pesannya itu, Sjafruddin menyatakan, ‘Tidak lama lagi, De Javasche Bank akan menutup riwayatnya dan diganti dengan bank baru, Bank Indonesia. Jika kita dapat menilai dan menghargai bank yang lama itu sebagaimana mestinya, maka mungkin Bank Indonesia akan menempuh sejarah yang lebih lama dan lebih jaya lagi daripada De Javasche Bank.

“Kutipan ini bisa dijumpai pengunjung di salah satu sudut Museum Bank Indonesia,” ujarnya.

Di samping kutipan bersejarah itu, kata Jamal, terpampang pula narasi singkat tentang lahirnya Bank Indonesia.

Mulai dari berdirinya De Javasche Bank pada 1828, nasionalisasi pada 1951, hingga pembubaran resmi pada 1953. Proses pembubaran dilakukan setelah Pemerintah Indonesia membeli saham De Javasche Bank dengan penawaran 20 persen di atas harga pasar.

Sejak 1 Juli 1953, Bank Indonesia berdiri sebagai Bank Sentral Republik yang berdaulat.

De Javasche Bank sendiri lahir pada 24 Januari 1828 atas perintah Raja Willem I dari Belanda, tak lama setelah kebangkrutan VOC. Pemerintah Kolonial merasa perlu mendirikan bank sirkulasi yang mampu mengatur peredaran uang gulden Hindia Belanda sekaligus menopang perdagangan di wilayah yang dijajah.

“Kutipan itu menandai berdirinya Bank Indonesia, sebuah sejarah panjang perjalanan sirkulasi keuangan di Indonesia. Saya rasa kutipan ini sangat penting dan bersejarah karena menjadi penanda berdirinya Bank Indonesia dan layak menjadi angle utama artikel berita saya,” ujarnya.

Hasilnya, tulisan Jamal berhasil menjadi juara pertama, disusul Laila dari Jatim Times sebagai juara kedua, dan juara ketiga diraih oleh RA. Indrata Sunavip dan Malang Pos. Juara harapan ada Anam (Bisnis Indonesia), Rahadi (Seru.co.id), dan Rois (Momentum.com). (mas/rud)

Editor : Muhammad Fahmi
#bangsa #sejarah #museum indonesia #radar bromo #ekonomi