PROBOLINGGO, Radar Bromo - Traffic light di Simpang Tiga King, Kota Probolinggo, akhirnya diperbaiki.
Kamis (30/10), lampu lalu lintas ini diperbaiki setelah empat hari padam. Alasannya, terkendala material berupa kabel.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo Deddy Ariawan mengatakan, dalam proses perbaikan, pihaknya masih menunggu kabel yang akan digunakan. Kabel ini sebagai pengganti kabel yang rusak dan hilang.
Katanya, stok kabel milik Dishub sempat habis setelah digunakan untuk memperbaiki traffic light di Simpang Empat Yonzipur, dua minggu lalu.
Kasusnya sama. Kabel terputus terdampak proyek perbaikan drainase. Kabel yang putus juga raib.
“Saat itu materialnya kami pakai di sana semua. Akhirnya, ini masih menunggu material baru. Rabu (29/10) baru datang. Makanya, hari ini (30/10) langsung bisa kami mulai perbaikannya. Ini kebutuhan kabelnya cukup panjang, sekitar 300 meter,” jelasnya.
Deddy mengatakan, proses perbaikan dilakukan dengan bantuan sky walker. Kabel yang semula merupakan kabel bawah tanah, kini diubah menjadi kabel udara untuk sementara waktu.
“Agar kabel tidak lagi terdampak proyek. Semoga kalau sudah lewat atas bisa aman. Nanti kalau proyeknya sudah selesai, akan kami evaluasi kembali. Kemungkinan akan dikembalikan ke bawah tanah lagi,” terangnya.
Tak hanya kabel, Deddy mengatakan, ada modul di boks kontrol yang juga perlu diganti.
“Ke depan kami akan terus berkoordinasi dengan pihak kontraktor maupun BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) agar pengerjaan dapat lebih hati-hati. Sebab, kabel-kabel kami banyak yang kabel tanam,” tuturnya.
Proses perbaikan selesai Kamis (30/10). Meski demikian, selama empat hari ketika lampu traffic light mati, banyak warga di sosial media yang menyoroti tidak adanya anggota kepolisian yang turun membantu mengatur arus lalu lintas.
“Di sini yang jaga hanya kami anak-anak punk. Mulai pagi pukul 08.00 sampai sore sekitar pukul 17.00. Tidak ada polisi. Kami bagi tiga titik. Ada yang di utara, timur, dan barat,” ujar warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Muhammad Zainul Yakin, 25.
Terpisah, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Siswandi mengatakan, pihaknya rutin melakukan giat poros pagi yang dilakukan pukul 06.00 hingga sekitar 07.30.
Dalam giat ini, ada anggota kepolisian yang berjaga di persimpangan jalan yang cukup padat lalu lintas. Termasuk Simpang Tiga King.
“Kami juga melakukan penjagaan insidental ketika jam-jam padat, seperti ketika pulang sekolah atau kantor. Selama ini, Simpang Tiga King masih terpantau lancar. Tidak pernah ada macet, hanya padat merayap,” jelasnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando