Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Usai Makan Daging Ayam Bangkok, Sekeluarga di Gending Probolinggo Diduga Keracunan

Achmad Arianto • Kamis, 30 Oktober 2025 | 00:33 WIB

  

DIRAWAT: Warga Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, dirawat di Puskesmas Gending lantaran diduga keracunan.
DIRAWAT: Warga Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, dirawat di Puskesmas Gending lantaran diduga keracunan.

GENDING, Radar Bromo-Diduga gara-gara mengonsumsi daging ayam Bangkok (BK), lima warga Dusun Tareta, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, keracunan.

Korban yang masih satu keluarga itu dilarikan ke Puskesmas Gending, Selasa (28/10).

Kepala Desa Pesisir Sanemo mengatakan, insiden ini bermula saat salah satu korban, Misin, 42, membeli ayam petarung atau BK.

Ayam yang dibeli oleh kepala keluarga ini rupanya ayam yang sering lepas dari kandangnya dan susah dicari. Akhirnya, membuat Misin geram.

Karena itu, ketika kembali tertangkap, ia memutuskan untuk menyembelihnya. “Karena sering lepas dari kandang, akhirnya disembelih,” ujarnya, Rabu (29/10).

Selasa (28/10), ayam disebelih dan diserahkan kepada istrinya, Paingkem untuk diolah menjadi makanan. Paingkem mengamini.

Setelah matang dikonsumsi bersama. Ada Misin, Paingkem, dan tiga orang anaknya. Yakni, Aldi, Alya, dan Novan.

Usai makan, Misin ke tambak udang. Namun, beberapa menit kemudian rasa lemas, seperti tidak memiliki energi. Perutnya mulas.

Hal yang sama dirasakan sang istri Paingkem dan tiga anaknya. Diduga karena mengonsumsi ayam lebih banyak, mereka sampai muntah dengan cairan berwarna kebiruan dan sering BAB (buang air besar).

Mengetahui itu, keluarga dekatnya membawa mereka ke Puskesmas Gending.

“Mereka diduga keracunan daging ayam. Misin karena makan cuma sedikit, jadi efeknya tidak seberapa. Masih bisa dirawat di rumah. Sementara, istri dan anaknya dibawa ke puskesmas,” terang Sanemo.

Kepala Puskesmas Gending dr. Pungki Ariyanti mengatakan, begitu pasien datang, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan.

“Pasien datang mengalami muntah. Kami lakukan penanganan medis. Dari penjelasan keluarga, diduga karena keracunan makan daging ayam olahan sendiri,” katanya.

Saat penanganan medis, Paingkem mengalami sesak napas, sehingga harus dirujuk ke RS Rizani Paiton.

Sementara, tiga anaknya dirawat di puskesmas dan mulai membaik.

“Saat ini yang di puskesmas ada tiga pasien. Satu pasien kami rujuk. Untuk memastikan penyebabnya, akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. (ar/rud)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#gending #daging ayam #ayam bangkok #probolinggo #keracunan