Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Diiming-imingi Bansos, Motor Beat Nenek di Sukabumi Probolinggo Dicuri, Begini Kronologinya

Inneke Agustin • Senin, 27 Oktober 2025 | 16:08 WIB
Pelaku yang terekam CCTV rumah warga.
Pelaku yang terekam CCTV rumah warga.

PROBOLINGGO, Radar Bromo - Malang menimpa Anik Yuliati, 65. Nenek asal Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu kehilangan motor Honda Beat miliknya.

Pencuri yang bermodus ngiming-ngimingi bantuan sosial (bansos) berhasil membawa kabur motor itu.

Aksi pencurian itu terjadi Sabtu (25/10) siang. Aksi itu bermula saat Anik ditawari bantuan sosial berupa uang tunai Rp 150 ribu dan beras 15 kilogram.

Menantu korban, Sukiswadi menceritakan, terduga pelaku merupakan seorang lelaki berusia kisaran 40 tahun.

Pelaku mengenakan jaket dan mengendarai motor Honda Scoopy warna merah-hitam.

Sebelum menyasar ke mertuanya, terduga pelaku sempat masuk ke rumah Samsul Arifin, 28 atau yang akrab dipanggil Ipin.

“Rumahnya pas di sebelah barat rumah saya. Nah sebelumnya, pelaku ini masuk ke sana,” tuturnya.

Di rumah Ipin, terduga pelaku berpura-pura menagih utang kepada almarhum ayah Ipin yang sudah belasan tahun meninggal.

“Dia ke sana disuruh keponakannya katanya. Menagih utang ke almarhum sebesar Rp 2 juta,” ungkapnya.

Merasa curiga, Ipin pun meminta terduga pelaku membawa keponakannya dan menunjukkan bukti-bukti utang sang ayah.

“Tapi pelaku tidak bisa menunjukkan itu semua. Ia malah izin pulang dengan alasan mau bawa keponakannya ke sini,” terang Sukiswadi yang juga merupakan Ketua RT 09 Kelurahan Sukabumi ini.

Saat keluar dari rumah Ipin inilah, terduga pelaku berpapasan dengan korban yang saat itu baru keluar dari rumah anaknya di seberang jalan.

Melihat korban yang sudah sepuh dan berkendara naik motor sendiri, terduga pelaku pun berupaya memepetnya.

“Setelah dipepet dan ibu saya berhenti, dia (terduga pelaku, Red) menawarkan bantuan berupa uang dan beras pada ibu. Tapi harus diambil ke Kelurahan Jati,” terangnya.

Anik yang tak curiga pun kepincut. Ia lantas mengikuti pelaku, berkendara menuju Kelurahan Jati. Sesampainya di Pasar Gotong Royong, pelaku sempat berhenti.

“Dia memarkirkan motor miliknya dan berpindah bonceng ke Ibu. Mungkin saat itu, Ibu saya sudah kena hipnotis atau bagaimana saya kurang paham. Dia diam saja dan melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Jati,” jelasnya.

Saat melintasi Jalan Damar Wulan, Kelurahan Jati, terduga pelaku meminta korban untuk turun dulu.

“Sementara dia mau menjemput orang yang juga dapat bantuan,” kata Sukiswadi.

Baru semenit kemudian, korban sadar. Namun motor itu sudah berlari jauh. “Sementara di lokasi, tidak ada orang yang bisa mengejar,” tuturnya.

Motor Anik pun ambyar digondol maling. Nanik pulang dengan diantar warga sekitar. Atas kejadian ini, ia menderita kerugian mencapai Rp 16 juta.

“Kami pun melaporkan hal ini ke Polsek Mayangan,” jelas Sukiswadi. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#beat #pencuri #bantuan sosial #Mayangan #sukabumi #bansos #probolinggo