PROBOLINGGO, Radar Bromo - Sejumlah perjalanan kereta api (KA) terganggu. Salah satunya perjalanan KA Pandalungan relasi Gambir–Jember.
KA ini mengalami keterlambatan hingga 8 jam masuk Stasiun Jember.
Keterlambatan ini dampak anjloknya KA Purwojaya di kilometer 56+1/2 emplasemen Stasiun Kedunggedeh, di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/10) siang.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, akibat anjloknya KA Purwojaya, jalur hulu tidak dapat dilewati.
Karena itu, seluruh perjalanan KA di lintas tersebut dialihkan menggunakan jalur hilir (berjalan jalur kiri).
“Kondisi ini menyebabkan terjadinya antrean perjalanan KA. Termasuk KA Pandalungan, yang mengalami kelambatan cukup signifikan,” ujarnya.
Meski demikian, seluruh penumpang dan awak KA Purwojaya dipastikan selamat. Tanpa ada korban jiwa maupun luka.
Proses evakuasi seluruh rangkaian KA Purwojaya (58F) telah selesai seluruhnya Sabtu (26/10) pukul 04.26.
“Setelah dilakukan perbaikan jalur, jalur hulu dari kilometer 55+900 hingga 56+500 dapat kembali dilalui dengan kecepatan terbatas 10 km (kilometer) per jam,” katanya.
Pada pukul 04.47, KA 134 Argo Parahyangan relasi Stasiun Gambir–Bandung menjadi kereta pertama yang melintas di jalur hulu tersebut setelah evakuasi dan perbaikan dinyatakan selesai.
Pukul 11.00, KA Pandalungan relasi Gambir–Surabaya Gubeng–Jember mulai berangkat dari Stasiun Pekalongan.
“KA Pandalungan mengalami kelambatan 630 menit. Estimasi tiba di Stasiun Jember (JR) pada pukul 19.30,” ujar Cahyo.
Sementara, untuk KA Pandalungan relasi Jember–Gambir, tetap akan berangkat menggunakan rangkaian eksisting dari KA Pandalungan yang datang dari Gambir.
“Estimasi keberangkatan dari Stasiun Jember, kurang lebih pukul 21.00,” katanya.
PT KAI Daop 9 Jember menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan yang terjadi.
Cahyo menyampaikan bahwa seluruh penumpang akan mendapatkan kompensasi service recovery sesuai ketentuan.
“Namun, apabila pelanggan memutuskan untuk tidak berangkat atau tidak melanjutkan perjalanan, tiket dapat dibatalkan di loket stasiun online terdekat dengan pengembalian bea 100 persen tanpa potongan,” ungkapnya.
Pengembalian dapat dilakukan secara tunai di loket atau melalui transfer ke rekening pelanggan paling lambat 1 x 24 jam sejak proses pembatalan.
“Seluruh penumpang telah diberikan service recovery sesuai ketentuan,” ujarnya. (gus/rud)
Editor : Ronald Fernando