MAYANGAN, Radar Bromo - Stadion Bayuangga dipastikan sudah aman digunakan untuk aktivitas olahraga.
Untuk memastikan kondisi lapangan sudah bebas dari sampah berbahaya, belum lama ini digelar laga ekshibisi sepak bola fun yang mempertemukan jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan insan media se-Kota Probolinggo.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin mengatakan, pasca event hari jadi Kota Proboloinggo yang ditempatkan di Stadion Bayuangga, memang sempat jadi sorotan.
Ada beberapa benda yang dianggap membahayakan, seperti pecahan beling.
Namun orang nomor satu di Kota Probolinggo itu memastikan, khalayak termasuk atlet, tidak perlu khawatir kondisi lapangan rusak.
Sebab, sudah dilakukan pemberhasihan dan lapangan sudah dipastikan aman untuk olahraga.
“Alhamdulillah, Stadion Bayuangga kini sudah kembali dalam kondisi baik. Setelah kami gunakan sebagai venue Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo. Kini rumputnya mulai menghijau dan siap digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga,” beber Aminuddin.
“Semoga stadion ini terus menjadi pusat penyelenggaraan ajang-ajang olahraga, khususnya sepak bola dan atletik,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.
Wali kota menambahkan, ekshibisi sepak bola fun tidak hanya sebagai ajang silaturahmi dan olahraga. Tetapi juga menjadi momen refleksi pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
“Dalam tubuh manusia ada 360 sendi dan otot yang semuanya butuh energi. Berolahraga adalah bentuk ibadah bagi tubuh kita. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa bekerja dengan lebih baik untuk masyarakat,” tambahnya.
Wali Kota yang juga berlatar belakang dokter itu berpesan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas olahraga yang dimiliki Kota Probolinggo untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi daerah.
“Kami tetap menjaga profesionalisme di bidang masing-masing, namun melalui kegiatan seperti ini, hubungan kita semakin erat. Inilah semangat kebersamaan yang sesungguhnya,” imbuhnya. (mas/fun)
Editor : Abdul Wahid