Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau Nonton Konser, Terjatuh saat Gandol Truk di Jorongan Probolinggo, Anak Punk asal Surabaya Meninggal

Inneke Agustin • Jumat, 17 Oktober 2025 | 02:29 WIB

 

Ilustrasi mayat
Ilustrasi mayat

PROBOLINGGO, Radar Bromo– Niatnya mau gandol sebuah truk trailer untuk nonton konser ke Jember. Namun, Rul (inisial), 18, asal Kenjeran, Kota Surabaya, gagal gandol truk dan jatuh. Dia pun meninggal Kamis (16/10) siang.

Rul yang merupakan anak punk itu jatuh di Jalan Raya Jorongan, Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Lukman Baharuddin, 18, temannya yang juga asal Kota Surabaya mengatakan, mereka gandol truk bertiga. Korban, Lukman, dan adik korban, Riz, 15.

Mereka pun menunggu truk lewat di Jorongan. Begitu ada truk, mereka bertiga langsung gandol truk di bak belakang.

“Kami bertiga sudah berhasil naik, tapi tiba-tiba dia jatuh. Itu karena saat kami naik, sepertinya oleh sopir digetno (ditambah kecepatannya, Red),” katanya.

Akibatnya, tubuh korban membentur aspal dan meninggal seketika di lokasi kejadian.

Jenazah korban lantas dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo.

“Saya panggilkan ambulans agar bisa dibawa ke rumah sakit,” kata Jatim, 47, warga asal Malasan Kulon yang membantu evakuasi korban.

Sementara Lukman dan Riz, langsung turun dari truk trailer begitu melihat korban jatuh. Sedangkan trailer yang ditumpanginya terus melaju.

Lukman mengakui, mereka bertiga sudah lama menjadi anak punk. Mereka sering berpindah tiap minggu dari kota yang satu, ke kota yang lain.

Kamis (16/10) setelah dua hari berada di simpang tiga Jorongan, mereka hendak melanjutkan perjalanannya ke Jember untuk menonton konser musik.

“Biasanya memang kalau mau pindah, ya gandol ke truk atau trailer. Kadang di tengah, kadang di belakang. Dari Surabaya juga gandol truk,” ungkapnya.

Koordinator Kamar Jenazah RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo Nur Wasis mengatakan, keluarga korban di Kota Surabaya telah dihubungi. Kamis (16/10) siang, mereka berangkat ke Kota Probolinggo.

“Saat ini kami masih menunggu pihak keluarga untuk melakukan pemeriksaan pada korban,” kata Wasis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Ipda Aditya Wikrama mengatakan, masih mengecek kejadian tersebut. “Masih kami cek dulu,” ungkapnya singkat. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#anak punk #Leces #gandol truk #surabaya #konser #jorongan #meninggal #terjatuh #jember #probolinggo