FERNANDA Zulkarnain kembali terpilih secara aklamasi sebagai ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo Periode 2025-2030. Penetapan ini diputuskan melalui Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kota Probolinggo di Ballroom Kanaya, Jalan Dr. Soetomo, Kota Probolinggo, Sabtu (5/10).
Musda XI ini dihadiri sejumlah pejabat penting. Di antaranya, ada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Dr. H. Ali Mufti, S.Ag., M.Si.; Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Sp.OG.(K)., M.Kes.; Ketua Harian Partai Golkar Provinsi Jawa Timur sekaligus Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, S.TP., M.Si.; Sekretaris Partai Golkar Provinsi Jawa Timur sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Blegur Prijanggono, S.H.
Hadir juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Eko Wahyudi yang juga anggota Komisi IV DPR RI. Ketua Tim Musda Provinsi Jawa Timur Heri Sugiono beserta jajarannya. Ketua DPRD Kota Probolinggo Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardhani, S.E., kader Partai Golkar Kota Probolinggo, juga hadir. Serta, perwakilan Forkopimda Kota Probolinggo.
Selain itu, hadir Ketua KPU Kota Probolinggo; Ketua Bawaslu Kota Probolinggo; Ketua DPD PKS Kota Probolinggo Dasno; Ketua DPC PPP Kota Probolinggo David Rosyidi; dan perwakilan DPC PDIP, DPD Nasdem, dan DPD Partai Gerindra.
Lalu, ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kota Probolinggo hingga jajaran pengurus Partai Golkar se-Kota Probolinggo. Sebelum Musda resmi dibuka, ada penyerahan santuan bagi anak yatim. Para hadirin juga mendapatkan hiburan berupa tarian Jaran Bodhag.
Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur Dr. H. Ali Mufti dalam sambutan pada pembukaan Musda XI, menekankan pentingnya meluruskan niat, bersihkan pikiran, bekerja dengan ikhlas, memaksimalkan ikhtiar, mengabdi untuk negeri, agar hasilnya memuaskan.
“Siapa pun ketua yang terpilih, saya pesan, 50 persen struktur formatur DPD Partai Golkar Kota Probolinggo harus diisi generasi muda. Sebab, 70 persen penduduk Indonesia adalah generasi muda. Ini harus kita persiapkan dengan baik, kita berikan treatment dan edukasi yang baik,” ujarnya.
Memberikan kesempatan bagi generasi muda, menurut Dr. Ali Mufti, Indonesia akan menjadi negara maju. “Insyaallah, Partai Golkar menjadi bagian dari Pemerintahan Presiden RI Bapak Prabowo mampu mewujudkan Indonesia Emas 2045 bersama-sama,” ungkapnya.
Usai menyampaikan sambutan, Dr. Ali Mufti didampingi jajaran pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Timur dan Fernanda, membuka secara resmi Musda XI. Ditandai dengan penabuhan gong oleh Dr. Ali Mufti. Dalam pelaksanaan Musda, hasilnya Fernanda Zulkarnain kembali ditetapkan sebagai ketua.
Penetapan Fernanda sebagai ketua DPD Partai Golkar Kota Probolinggo, bukan tanpa alasan. Mengingat kiprahnya dekat dengan masyarakat memang tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, di bawah pengaruhnya, Partai Golkar untuk kali pertama sepanjang era reformasi berhasil menjadi partai pemenang dalam Pemilu 2024. Baik bagi Kota Probolinggo maupun bagi bangsa Indonesia.
Ditemui Jawa Pos Radar Bromo, Fernanda menyebut mempertahankan dan menjadi pemenang dalam pemilu legislatif tidak mudah. “Ke depan, akan banyak tantangan-tantangan baru. Tapi, saya yakin, dengan kekompakan dan kerja keras kader partai, Golkar akan bisa mempertahankannya. Tentunya mempertahankan menjadi pemenang pemilu adalah target kita,” ungkapnya.
Katanya, masih ada waktu lima tahun untuk mempersiapkannya. Sesuai arahan ketua DPD Provinsi Jawa Timur, berkaitan dengan kepengurusan yang harus ada 50 persen dari generasi muda, Fernanda mengaku akan mengakomodasinya. Dengan harapan, akan menambah suara Golkar. Pihaknya mengaku, selama ini telah mengakomodasi kader-kader muda dan memberikan pendidikan politik.
“Bismillah, baik di dalam maupun dari luar, kami sebagai pengurus turunan dari regional akan terus berfokus pada bagaimana meningkatkan eksistensi Partai Golkar ke depan. Saya siap menampung setiap aspirasi masyarakat, khususnya pengurus, simpatisan, dan relawan di Kota Probolinggo. Insyaallah saya memiliki keyakinan bahwa kita bisa mempertahankan kemenangan pada pileg mendatang,” ungkapnya.
Ia menegaskan, bebebapa langkah strategis yang bakal dilakukan. Salah satunya, penguatan-penguatan konsolidasi di semua lini hingga kerja sama yang positif yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo, siap dilanjutkan.
“Ke depan, Partai Golkar Kota Probolinggo akan fokus pada kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Kami akan menjadikan rakyat sebagai subjek, bukan objek. Rakyat harus menjadi bagian dalam menentukan ke mana arah pembangunan bangsa ini. Kita harus lebih peka terhadap kondisi dan permasalahan-permasalahan yang ada di level masyarakat,” ujarnya. (*)
Editor : Fahreza Nuraga