KADEMANGAN, Radar Bromo- Pembangunan dua ruas jalan arteri Kota Probolinggo, mulai digarap. Proyek dengan anggaran Rp 38 miliar ini ditarget rampung sebelum akhir 2025.
Proyek Pemerintah Pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, ini digarap oleh PT Tri Jaya Cipta Makmur asal Lamongan. Dua jalan itu adalah Jalan Soekarno Hatta (Soetta) dan Jalan Panglima Sudirman (Pangsud) Kota Probolinggo.
PPK 1.1 Provinsi Jatim (Probolinggo-Paiton-Situbondo) Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Jatim Wahyu Wibowo mengatakan, pembangunan Jalan Soetta dan Jalan Pangsud Kota Probolinggo, sudah mulai tahap pengukuran. Proyeknya akan segera dimulai.
Proyek program reward dari Kementerian PU untuk BIdang Bina Marga Kota Probolingo, itu sudah selesai proses tender. Pemenangnya sudah ditetapkan dengan nilai kontrak Rp 38 miliar. “Sudah mulai dikerjakan. Sekarang tahap pengukuran. Pelaksananya PT Tri Jaya Cipta Makmur asal Lamongan,” katanya, Sabtu (4/10).
Wibowo menerangkan, nantinya pembangunan tidak hanya pengaspalan Jalan Soetta sepanjang 1,9 kilometer dan Jalan Pangsud sekitar 2,6 kilometer. Tetapi, sekaligus pembangunan drainase di kanan dan kiri jalan, serta trotoar dan akan dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU).
Pekerjaan meliputi pengerasan jalan dan pembangunan trotoar. Aspal jalan akan ditinggikan. Drainase akan dibangun total. Jika ada titik yang dirasa masih bagus dan layak, tidak akan dibongkar.
“Pembangunan unuk Jalan Soekarno Hatta, mulai dari Persimpangan Pilang ke timur. Sedangkan, dari Persimpangan Pilang ke barat tidak masuk paket pekerjaan. Sebab, proyek tersebut sifatnya hibah dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah. Sehingga, pembangunan yang dikerjakan Pemerintah Pusat di ruas jalan daerah atau kota,” jelasnya.
Wibowo mengatakan, sesuai kontrak, pengerjaan proyek ini harus rampung sampai pada Desember 2025. Karena, masuk anggaran 2025 dan bukan multiyears. “Sekarang sudah mulai pengerjaan dan akhir Desember 2025 harus rampung,” ujarnya. (mas/rud)
Taman Pinggir Jalan Telan Rp 86 Juta
JALAN Soekarno Hatta Kota Probolinggo, mulai dari Simpang Empat Pilang ke barat, tidak masuk dalam proyek Pemerintah Pusat. Karena itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo, membangun taman di tepi sisi utara jalan. Tepat di samping luar trotoar.
Proyek ini dialokasikan Rp 86 juta. Pembangunan taman dimulai dari trafick light Pertigaan Ketapang hingga sekitar 200 meter ke timur.
Di sepanjang jalan ini dibangun taman. Sabtu (4/10), awalnya di lokasi tidak terlihat papan nama proyek kegiatan. Seorang pekerja mengatakan, papannya berada di sisi barat. Setelah dicek, tidak ada.
Rupanya, papan proyek itu tidak dipasang berdiri. Melainkan dibiarkan tergeletak, roboh. “Roboh papannya kenak angin,” ujar salah satu pekerja.
Proyek senilai Rp 86,4 juta ini digarap oleh CV Abdi Karya dengan Konsultan Pengawas CV Limit Consultant. Lama waktu kontrak pekerjaan 40 hari. Terhitung mulai 22 September sampai 31 Oktober.
Kepala DLH Kota Probolinggo Retno Wandansari mengatakan, proyek pembangunan taman ini merupakan lanjutan dari pembangunan taman tahun-tahun sebelumnya. Agar Kota Probolinggo, bersolek.
Mengignat, Jalan Soekarno Hatta, merupakan pintu masuk Kota Probolinggo dari arah barat. Dengan taman yang indah, diharapkan membuat kesan Kota Prbolinggo, lebih bagus. “Itu bangun taman lanjutan. Itu pekerjaan penunjukan langsung. Nilai kontraknya di bawah Rp 200 juta, jadi tidak perlu proses tender,” ujarnya. (mas/rud)
Editor : Ronald Fernando