KANIGARAN, Radar Bromo-Rotasi Aparatur Sipil Negara (ASN) besar-besaran di lingkup Pemkot Probolinggo, perdana dilakukan oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin.
Sebanyak 272 ASN dilantik dan diambil sumpah/ janji, Selasa sore (30/9) di Gedung Puri Manggala Bhakti Kota Probolinggo.
Mutasian ratusan ASN perdana di masa kepemimpinan dr Aminuddin-Ina Buchori itu diwarnai sejumlah plot twist tak terduga.
Dari 272 ASN tersebut, sebanyak 18 ASN merupakan pejabat eselon II dan 70 pejabat eselon III dan 122 ASN eselon IV.
Selain pejabat eselon, pelantikan dan pengambilan sumpah juga dilakukan terhadpa 57 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian eKerja (PPPK) tahap II. Serta 5 pejabat fungsional.
Salah satu pejabat fungsional tersebut adalah Surya Darmawati yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan SDM.
Surya sebelumnya memang fungsional. Ia jadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan dilantik Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin pada 26 Juli 2023 silam. Kini Surya kembali ke posisi lamanya sebagai fungsional.
Sementara itu, pejabat eselon 2 yang dilantik ke jabatan baru antara lain Aries Santoso yang sebelumnya Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), ia dimutasi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.
Aries menggantikan Wawan Soegyantono yang dilantik menjadi Staf Ahli Wali Kota Probolinggo Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan.
Selian itu, ada Fitriawati yang sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (DKUP), dilantik menjadi Kepala DKPPP.
Posisi asisten setda pun diduduki pejabat baru. Antara lain Agus Efendi sebagai Asisten Administrasi Umum.
Posisi staf ahli pun dirubah, Agus Hartadi sebagai Staf Ahli Wali Kota Probolinggo Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.
Rachma Deta Antariksa sebagai Staf Ahli Wali Kota Probolinggo Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin menegaskan, pelantikan dan pengambilan sumpah/ janji jabatan bukan hanya sebatas formalitas penyerahan kewenangan.
Melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini adalah bentuk legalisasi terhadap pemberian kewenangan untuk melaksanakan kebijakan maupun mengesahkan sebuah keputusan. Lebih dari itu, ini adalah ikrar yang disaksikan bersama dan menjadi bagian dari upaya peningkatan kinerja organisasi,” terangnya.
Dokter Amin mengungkapkan, dinamika rotasi dan penempatan pejabat adalah kebutuhan organisasi dalam rangka pemantapan kapasitas kelembagaan.
Karena itu, para pejabat diharapkan segera beradaptasi dan melaksanakan tugas dengan cepat.
Kemudian pejabat segera harus melakukan konsolidasi internal dan meningkatkan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga pelayanan publik dapat berjalan optimal.
Pastinya pelantikan kali tersebut akan dilakukan evaluasi kembali. Tidak menutup kemungkinan akan ada mutasi lagi jika memang diperlukan.
Sebab, aturan sebelumnya mutasi pejabat eselon dapat dilakukan kembali minimal menunggu 2 tahun.
Dengan aturan terbaru, dalam waktu 3 bulan berikutnya, dirinya dapat melakukan mutasi atau rotasi. Sehingga, evaluasi akan dilakukan terus menerus, 3 bulan ke depan, 6 bulan dan seterusnya.
“Saya minta agar segera menyikapi seluruh tugas dan fungsi selama masa transisi. Harapannya, saat memasuki tahun anggaran 2026, kita sudah fokus pada pelaksanaan program kerja masing-masing guna menunjang tercapainya visi dan misi Kota Probolinggo,” pintanya. (mas/mie)
Nama Jabatan Lama Jabatan Baru
- Aries Santoso
Jabatan Lama: Kepala DKPPP
Jabatan Baru: Asisten Perekonomian Pembangunan
- Fitriawati
Jabatan Lama: Kepala DKUP
Jabatan Baru: Kepala DKPPP
- Slamet Swantoro
Jabatan Lama: Staf Ahli Wali
Jabatan Baru: Kepala DKUP
- Wawan Soegyantono
Jabatan Lama: Asisten Perekonomian Pembangunan
Jabatan Baru: Staf Ahli Bidang Pemba, Ekonomi
- Agus Hartadi
Jabatan Lama: Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum
Jabatan Baru: Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
- Rachma Deta Antariksa
Jabatan Lama: Kepala Dispopar
Jabatan Baru: Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, Politik
- Muhammad Abas
Jabatan Lama: Kepala DPM-PTSP
Jabatan Baru: kepala Dispopar
- Diah Sajekti Widowati
Jabatan Lama: Kepala Bapeda Riset, dan Inovasi
Jabatan Baru: Kepala DPM-PTSP
- Suwigtyo
Jabatan Lama: Kepala Dinsos-P3A
Jabatan Baru: Kepala Bapeda Riset, dan Inovasi
- Madihah
Jabatan Lama: Asisten Pemerintahan Kesra
Jabatan Baru: Kepala Dinsos-P3A
- Budiono Wirawan
Jabatan Lama: Kepala Disperin-Naker
Jabatan Baru: Asisten Pemerintahan Kesra
- Retno Fadjar Winarti
Jabatan Lama: Asisten Administrasi Umum
Jabatan Baru: Kepala Disperin Naker
- Agus Efendi
Jabatan Lama: Kepala Dinas Perhubungan
Jabatan Baru: Asisten Administrasi Umum
- Pujo Agung Satrio
Jabatan Lama: Kepala Satpol PP
Jabatan Baru: Kepala BPPKAD
- Fatchur Rozi
Jabatan Lama: Kepala BKPSDM
Jabatan Baru: Kepala Satpol PP
- Ratri Dian Sulistyawati
Jabatan Lama: Kepala BPPKAD
Jabatan Baru: Kepala BPKSDM
- Intan Sudarmadi
Jabatan Lama: Direktur RSUD. dr. Mohamad Saleh
Jabatan Baru: Kepala Dinkes-P2KB
- Nurul Hasanah Hidayati
Jabatan Lama: Kepala Dinkes-P2KB
Jabatan Baru: Direktur RSUD. dr Mohamad Saleh
- Surya Darmawati
Jabatan Lama: Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan SDM
Jabatan Baru: Kembali ke fungsinoal
Editor : Muhammad Fahmi