Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Batik in Motion 2025, Momentum Bangkitkan Perekonomian, Reborn Batik Kuno Probolinggo

Evelyn Ridhayanti • Senin, 22 September 2025 | 06:37 WIB
BINTANG: Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin didampingi Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin me-launching Batik Kanekrembang, batik kh
BINTANG: Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin didampingi Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dan Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin me-launching Batik Kanekrembang, batik kh

SEJARAH baru terlukis sepanjang peringatan Hari Jadi Kota Probolinggo. Untuk kali pertama, tepat di peringatan istimewa Hari Jadi ke-666 Kota Probolinggo, Kota Probolinggo sukses menggelar event spektakuler yang dibalut dengan nama “Batik in Motion 2025.”

Batik in Motion 2025 digelar di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, 19–21 September 2025. Mengangkat tema “Gerak dalam Batik, Jelajah dalam Alam.” Selama dua hari, gelaran Batik in Motion 2025 menjadi magnet menarik antusias masyarakat.

SUKSES: Batik in Motion 2025 sukses digelar di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, 19–21 September 2025.
SUKSES: Batik in Motion 2025 sukses digelar di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, 19–21 September 2025.

Upaya peningkatan ekonomi kreatif melalui destinasi wisata, batik, kriya, sanggar budaya dan seni, hingga kuliner dikonsep sedemikian rupa dalam Batik in Motion 2025, sehingga ada keterlibatan semua komponen masyarakat di dalamnya.

Dibuka oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Jumat (19/9) sore. Suguhan di panggung utama langsung padat dengan berbagai penampilan spektakuler Line Dance on the Street dan Happy Perform dari Universal Line Dance (ULD) Indonesia.

MEMUKAU: Sejumlah 100 penari dari Kota Probolinggo menampilkan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kota Probolinggo, Tari Jaran Bodhag dalam Malam Spektakuler Batik In Motion 2025.
MEMUKAU: Sejumlah 100 penari dari Kota Probolinggo menampilkan Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kota Probolinggo, Tari Jaran Bodhag dalam Malam Spektakuler Batik In Motion 2025.

Ratusan peserta komunitas Line Dance Indonesia ini datang dari berbagai daerah seluruh Indonesia ke Kota Probolinggo. Mulai dari Surabaya, Malang, dan Jember. Bukan hanya Jawa Timur, tapi juga Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Kalimantan. Sektor perhotelan, kuliner, bahkan UMKM juga ikut ketiban rezeki.

Betapa tidak, di sisi pintu masuk stadion sebelah utara sudah berjajar puluhan tenda dengan beragam produk unggulan UMKM mulai batik khas Kota Probolinggo hingga makanan dan minuman hasil olahan UMKM Kota Probolinggo.

Sementara di sisi pintu masuk stadion sebelah selatan berjajar UMKM berkonsep angkringan yang menawarkan jajanan dan minuman sambil menyuguhi para pengunjung menikmati Batik in Motion dengan suasana santai bersama keluarga.

EKONOMI: Upaya peningkatan ekonomi kreatif melalui destinasi wisata, batik, kriya, sanggar budaya dan seni, hingga kuliner dikonsep sedemikian rupa dalam Batik in Motion 2025 ini.
EKONOMI: Upaya peningkatan ekonomi kreatif melalui destinasi wisata, batik, kriya, sanggar budaya dan seni, hingga kuliner dikonsep sedemikian rupa dalam Batik in Motion 2025 ini.

Line dance ini bukan sekedar olahraga dan seni, tapi juga alat promosi wisata, kriya, batik, sanggar seni, dan perhotelan. Kota Probolinggo ini punya potensi besar sebagai bagian dari pintu gerbang nusantara, pintu masuk menuju wisata Bromo Tengger Semeru. Melalui acara-acara seperti ini, wisatawan bisa singgah, berbelanja, dan menginap di hotel-hotel Kota Probolinggo. Hal ini akan mendongrak perekonomian masyarakat,” ungkap Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin usai membuka Batik in Motion 2025, Jumat (19/9) malam.

Sabtu (20/9) pagi, di Stadion Bayuangga berlangsung senam massal. Dilanjutkan penampilan budaya dari sanggar-sanggar budaya Kota Probolinggo. Puncaknya, malam itu ada Night Spectaculer Batik Show.

Malam itu benar-benar spesial. Dihadiri Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Elistianto Dardak dan Ketua Dekranasda Kota/Kabupaten se-Jawa Timur. Inilah momentum Kota Probolinggo menyuguhkan tari kolosan Kanekrembang sebagai bagian di-launching-nya Batik Kanekrembang, batik khas Kota Probolinggo.

Tari ini menceritakan lahirnya sejarah Batik Kuno khas Probolinggo Kanekrembang. Motif batik Kanekrembang sendiri merupakan perpaduan bunga (kembang) Arimbang dengan Bango. Filosofinya adalah cerminan umur panjang, keberuntungan, kesetiaan, keanggunan, dan asa/harapan.

Ditangan perajin batik muda kebanggaan Kota Probolinggo Nico Sawiji, batik kuno khas Probolinggo Kanekrembang ini berhasil disulap menjadi sebuah batik yang modern dan kekinian, sehingga batik warisan leluhur Kota Probolinggo menjadi naik level menjadi sebuah maha karya berkelas dunia.

ALAMI: Penampilan Line Dance on the Street dan Happy Perform dalam Batik in Motion 2025 di kawasan Bromo perwujudan “Gerak dalam Batik, Jelajah dalam Alam,” Sabtu (20/9) pagi.
ALAMI: Penampilan Line Dance on the Street dan Happy Perform dalam Batik in Motion 2025 di kawasan Bromo perwujudan “Gerak dalam Batik, Jelajah dalam Alam,” Sabtu (20/9) pagi.

Batik Kanekrembang inilah yang kemudian di reborn kembali oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin sebagai khasanah batik khas Kota Probolinggo. Didampingi sang istri yang juga Ketua Dekranasda Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Wali Kota tampil elegan mengenakan batik Kanekrembang.

Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Elistianto Dardak mengapresiasi Batik in Motion 2025 gelaran Pemkot Probolinggo. “Inilah wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif. Saya yakin, dengan digitalisasi yang semakin maju seperti sekarang ini, batik semakin mudah dikenalkan kepada generasi muda, bahkan di kancah dunia. Kalau ada Batik in Motion 2025, saya harap ada pula Batik in Motion 2026 dan tahun-tahun selanjutnya,” ungkap Arumi disambut aplaus hadirin.

Batik in Motion 2025 malam itu diwarnai fashionshow batik inkubasi motif Kota Probolinggo. Di tangan kreatif desainer muda pelajar dan perajin batik Kota Probolinggo, batik Kota Probolinggo menjadi batik kekinian simbol kebanggaan yang wajib dilestarikan generasi muda.

Spektakulernya gelaran Batik in Motion 2025 di Kota Probolinggo, mengundang perhatian dari ibu kota. Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Event Kementerian Pariwisata RI Vinsensius Jemadu melalui kiriman video yang ditampilkan dalam videotron dipanggung utama menyampaikan begitu pentingnya event seperti Batik in Motion 2025 bagi sektor wisata bangsa. (el/adv)

Editor : Ronald Fernando
#batik #event #hari jadi kota probolinggo