GADING, Radar Bromo - Sejumlah jaringan PLN Kraksaan yang mengalami kerusakan ditangani. Hal ini dilakukan, untuk memastikan suplai listrik ke masyarakat terjaga.
Manajer ULP PLN Kraksaan Hans Tua Michelle Sinaga mengatakan, pasca tumbangnya pohon asam setinggi 18 meter yang mengenai kabel PLN, petugas segera melakukan penyisiran titik-titik jaringan listrik yang terdampak.
Rupanya ada tiga titik jaringan dan dua tiang mengalami kerusakan.
Dampak pohon tumbang terhadap aliran listrik, cukup luas. Petugas akhirnya memetakan wilayah prioritas perbaikan.
Perbaikan difokuskan pada tiga titik yang dinilai begitu penting dan mendesak.
Sebab titik ini merupakan jaringan yang menyuplai listrik ke dua Kecamatan yakni Tiris dan Krucil.
“Petugas kemarin (Minggu, Red) melakukan perbaikan dan menormalkan listrik yang mengarah ke dua kecamatan. Saat ini sudah mulai normal. Namun masih kami pantau,” katanya.
Pohon tumbang mengakibatkan kabel PLN langsung tertarik ke arah barat. Akibatnya, dua tiang listrik terganggu.
Diantaranya satu tiang listrik yang berada di sebelah timur patah dan menimpa warung makan.
Sementara satu tiang listrik lainnya, doyong ke arah barat. Mengikuti batang pohon yang tumbang. Kedua tiang ini diperbaiki Senin (15/9).
Untuk percepatan perbaikan, tim gabungan dari ULP PLN Kraksaan dan Pasuruan turun ke lapangan.
Sebanyak 20 personil dikerahkan untuk memperbaiki tiang beserta jaringan yang terdampak.
Pengerjaan perbaikan juga sudah terencana. Petugas mulanya akan mengganti tiang yang patah.
Setelah konstruksi tiang kokoh, baru jaringan listrik akan diperbaiki. Sampai aliran listrik kembali normal.
Selama perbaikan dilakukan, akan dilakukan pemadaman untuk sementara waktu sampai perbaikan selesai.
“Selama perbaikan hanya wilayah sekitar Desa Condong, Kecamatan Gading saja yang padam. Perbaikan kami usahakan satu hari selesai,” bebernya. (ar/one)
Editor : Jawanto Arifin