Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pengakuan Sopir Bus IND’s 88 Muat Rombongan RS Bina Sehat Jember Alami Kecelakaan Maut di Jalur Bromo, Rem Bermasalah di Jatian

Inneke Agustin • Selasa, 16 September 2025 | 01:26 WIB

 

 

Kondisi bus IND
Kondisi bus IND

PROBOLINGGO, Radar Bromo-Sopir bus pariwisata IND’s 88 yang alami kecelakaan maut di jalur Bromo Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo menyebut, masalah rem jadi pemicu kecelakaan maut yang merenggut 8 korban jiwa itu.

Sang sopir yang diketahui bernama Al Bahri asal Gladak Pakem, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember itu memaparkan awalnya bus bernopol P 7221 UG itu dalam kondisi prima.

Bus baru terasa tidak nyaman sejak melintas di jalur Bromo area Jatian, masuk Desa Boto, Kecamatan Lumbang.

Ia merasa remnya blong. Al Bahri sempat mencoba menggunkan hand rem, untuk menghentikan laju kendaraan di jalanan menurun.

Namun, upayanya itu tak membuahkan hasil. Handrem sama tak berfungsi. Anginnya terasa kosong.

Hingga sesampainya di lokasi kejadian, bus makin tak terkendali.

“Mau buang ke kiri, tapi banyak kendaraan. Sementara sisi kanan saya lihat kosong. Rem sama sekali tidak bisa, anginnya tidak ada. Hand rem tidak bisa sama sekali,” kata  Al Bahri.

Saat mengetahui ada masalah pada pengereman, Al Bahri pun sempat mengatakannya kepada kernet dan tour leader.

“Saya ngomong sama TL nya juga. Rem ku gak onok iki. Siap-siap,” ujarnya kepada penyidik Satlantas Polres Probolinggo.

Di sisi lain, berdasarkan olah TKP Satlantas Polres Probolinggo, kecelakaan bus pariwisata di Blok Lorokan, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo itu diduga mengalami gagal fungsi rem.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama menjelaskan bahwa berdasarkan olah TKP yang dilakukan pada Minggu (14/9) diketahui bus IDN`s 88 bernopol P 7221 UG yang dikemudikan Al Bahri, 60, warga Kecamatan Sumbersari, Jember membawa 52 penumpang. Bus tersebut melaju dari arah barat ke timur.

“Sesampainya Di TKP pada kondisi jalan menurun dan menikung ke kiri, bus diduga mengalami gagal fungsi rem sehingga laju kendaraan tetap ke kanan. Akhirnya menabrak pembatas jalan atau guardrill sebelah kanan jalan,” tuturnya.

Di saat kejadian, bus juga sempat menabrak motor kurir paket bernama Abdul Malik, 27, warga Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Saat itu ia tengah berkendara menggunakan motor Honda Beat orange bernopol N 2856 OE. Beruntung Malik masih selamat.

Meski demikian akibat kejadian ini, 8 orang penumpang bus meninggal dunia. Sementara 44 orang lainnya di rawat di RSUD dr. Mohammad Saleh, RSUD Ar-Rozy, RSUD Tongas, Puskesmas Sukapura, Puskesmas Lumbang, dan Puskesmas Wonomerto. (gus/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#RS Bina Sehat Jember #bus pariwisata #jalur bromo #boto #lumbang #probolinggo #kecelakaan maut