PROBOLINGGO, Radar Bromo-Kota Probolinggo berduka. Mantan wali kota Probolinggo dua periode HM Buchori tutup usia, Senin pagi (15/9) jelang subuh.
Kabar HM Buchori meninggal itu tersebar di sejumlah grup WhatsApp di Kota Probolinggo.
“Innalillahi wa Inna ilaihi Roji'un. Telah WAFAT. H.BUCHORI (Wali kota Probolinggo tahun 2004-2014). Wafat di RSUD dr M Saleh Probolinggo. Hari ini Senin 15 Sep 2025, jam 03.55 menjelang SUBUH,” begitu bunyi pesan tersebut.
“Pemakaman menunggu berita selanjutnya. Semoga beliau HUSNUL KHOTIMAH. Amin ya Allah. Alfatihah,” lanjut pesan tersebut.
Informasi yang dihimpun, HM Buchori sejak beberapa hari terakhir memang dirawat di RS karena sakit komplikasi.
Sempat dirawat di RS wilayah Malang, beberapa hari lalu Buchori dipindah ke RSUD dr Moh Saleh.
Rencananya jenazah HM Buchori bakal dimakamkan Senin pagi ini (15/9). “Info yang saya terima, pemakaman almarhum pada pukul 10, di TPU di Jl. Brantas, dekat lampu merah pilang,” ujar salah satu kerabat.
Perjalanan Karir Politik HM Buchori
HM Buchori dikenal sebagai salah satu wali kota Probolinggo yang cukup popular di mata masyarakat.
Buchori meniti karirnya dari nol. Ia bahkan sempat menjadi tukang becak. Becak yang pernah dikenakan HM Buchori bisa dilihat di Museum Probolinggo.
Buchori juga mengawali karirnya di PT KTI Probolinggo. Perjalanan profesionalnya dimulai sebagai Kasubsi (1974-1980), kemudian berlanjut menjadi Kasie (1980-1985), Kabag (1985-1990), Assisten Manajer (1990-1999), dan Deputi Manajer pada 1999.
Setelah menghabiskan waktu lama di dunia industri, ia beralih ke dunia politik. Karirnya pun cukup moncer.
Buchori terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur (1999-2003).
Kepercayaan masyarakat membawanya ke posisi yang lebih tinggi. Hingga akhirnya menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo selama dua periode. Dari 2004 hingga 2014.
Suka Blusukan
Jauh sebelum mantan Presiden Joko Widodo muncul, blusukan sudah lekat dengan sosok HM Buchori.
Buchori kerap blusukan ke berbagai sudut di Kota Probolinggo. Ia pun tak segan turun langsung untuk menyelesaikan masalah. Seperti pernah suatu ketika, ia langsung nyemplung di Kali Kasbah untuk mengatasi banjir.
Biasanya, Buchori diikuti oleh sejumlah pejabat terkait saat blusukan. Mulai camat hingga organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Selain suka blusukan, HM Buchori juga dikenal sebagai sosok wali kota yang suka bertemu langsung dengan masyarakat. Bahkan door to door.
Buchori juga mengenalkan program santunan kematian di kota manga. Ia turun sendiri ikut takziah ke rumah warga yang meninggal.
Sejumlah program di Kota Probolinggo banyak digagas oleh HM Buchori. Mulai program layanan daring keluarga miskin dan acara aktualisasi seni budaya SemiPro (Seminggu di Probolinggo).
Pada tahun 2010, Buchori mendapat penghargaan tokoh penggerak Koperasi 2010 dari Menteri Koperasi Republik Indonesia.
Buchori juga dikenal pernah menolak kenaikan harga BBM pada akhir Maret 2012.
Terjerat Kasus Korupsi
Selepas menjadi wali kota Probolinggo, HM Buchori sempat terseret kasus penyalahgunaan Dana Alokasi Umum Kota Probolinggo tahun 2009.
Ia divonis 2 tahun oleh Pengadilan Tinggi Surabaya dan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Putusan MA malah menambah hukumannya menjadi 4 tahun.
Masih Dicintai Rakyat
Meski sempat terjerat kasus penyalahgunaan DAK, namun pamor HM Buchori masih cukup baik di kalangan masyarakat.
Selepas bebas dari penjara, HM Buchori masih kerap blusukan menyapa warga. Saat olahraga, ia kerap memborong dagangan wlijo untuk dibagikan ke sejumlah warga.
Pengaruh politik HM Buchori juga masih cukup kuat. Kemenangan Habib Hadi Zainal Abidin di Pilwali Probolinggo 2019, juga tak lepas dari dukungan HM Buchori saat itu.
Di Pilwali Probolinggo 2024, pengaruh HM Buchori juga cukup kuat. Buchori ikut turun langsung untuk mengampanyekan pasangan calon dokter Aminuddin yang berpasangan dengan anaknya, Ina Dwi Lestari atau Ina Buchori.
HM Buchori juga ikut mengantar paslon dengan tagline Amanah itu untuk mendaftar di KPU Kota Probolinggo. Paslon Amanah pun tercatat memenangi Pilwali Probolinggo 2024.
Ina Buchori saat ini meneruskan estafet kepemimpinan dari trah HM Buchori. Sebelumnya, istri HM Buchori yakni Rukmini Buchori juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Probolinggo selama 5 tahun sebelum Habib Hadi menjabat. (mas/mie)
Editor : Muhammad Fahmi