LUMBANG, Radar Bromo–Perjalanan pulang wisata dari Gunung Bromo berujung tragedi bagi pasangan suami istri asal Situbondo. Mereka alami kecelakaan maut di jalur bromo masuk Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.
Motor Honda PCX yang dikendarai pasutri asal Situbondo itu tabrakan dengan Honda CB 150 R.
Sang suami yang diketahui bernama Moh Ilyas, 42 asal Desa Trigongo, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang terjadi Minggu (7/9) siang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Ipda Aditya Wikrama menjelaskan, awalnya, Ilyas membonceng istrinya, Mistinaningsih (35).
Mengendarai motor Honda PCX bernopol P 2574 FF. Motor itu melaju dari arah selatan ke arah utara atau baru turun dari Bromo.
Sesampainya di Desa Boto, petaka itu terjadi. Dari arah berlawanan muncul motor Honda CB 150 R bernopol S 6413 ZU yang dikendarai Saiful Anam, 25, warga Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.
“Diduga, saat itu Saiful Anam hendak mendahului kendaraan minibus di depannya. Namun karena kurang hati-hati, motornya justru menabrak motor korban,” ujarn Aditya.
Benturan keras membuat kedua motor terpental. Ilyas mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sepeda motornya pun ringsek parah di bagian depan. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh, Kota Probolinggo.
Sementara Mistinaningsih, istri korban, selamat namun mengalami luka di bagian kaki. Ia sempat dibawa ke Puskesmas Wonomerto, sebelum dirujuk ke IGD RSUD dr. Mohammad Saleh untuk perawatan lebih lanjut.
Sedangkan Saiful Anam mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di RSUD Ar-Rozy, Probolinggo.
Anggota Satlantas Polres Probolinggo juga turut mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke Rupbasan Kelas II Probolinggo.
Petugas kamar jenazah RSUD dr. Mohammad Saleh, Badri mengatakan bahwa korban merupakan wisatawan.
“Menurut informasi keluarga, mereka baru pulang dari berwisata di Gunung Bromo. Namun sesampainya di Desa Boto, mereka terlibat kecelakaan,” katanya.
Badri merinci luka yang dialami korban. Bagian kepala dan wajah mengalami benturan keras.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo.
Polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi