Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Dari 29 Koperasi Merah Putih di Kota Probolinggo, Baru Tujuh Koperasi yang Beroperasi, Itu pun Masih Terkendala

Arif Mashudi • Sabtu, 6 September 2025 | 17:34 WIB

ILUSTRASI Koperasi Merah Putih
ILUSTRASI Koperasi Merah Putih
 

KANIGARAN, Radar Bromo– Sampai saat ini sudah terbentuk 29 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Probolinggo. Namun, baru tujuh KKMP yang mulai beroperasi. Itupun terdapat sejumlah kendala.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin mengatakan, ada sejumlah kendala yang dialami tujuh KKMP selama beroperasi.

Terutama soal permodalan, skema pembayaran bahan pokok, serta penyaluran LPG dan pupuk bersubsidi.

“Kami berharap KKMP di Kota Probolinggo mendapat perhatian dan dukungan langsung dari pemerintah pusat demi keberlangsungan dan kesejahteraan koperasi,” tegasnya.

Menurutnya, koperasi harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Memasuki semester II tahun 2025, perkembangan bisnis semakin modern. Koperasi harus berinovasi agar tidak tertinggal dari usaha perorangan.

”Program Koperasi Kelurahan Merah Putih memberi kesempatan bagi kita untuk berbisnis secara profesional sambil tetap mengutamakan pelayanan bagi anggota dan masyarakat,” katanya.

Kepala DKUP Kota Probolinggo Fitriawati menambahkan, perlu digelar rakor untuk menyinergikan program pemerintah pusat dengan daerah.

Khususnya terkait permodalan, usaha, serta strategi teknis pengembangan KKMP.

“Kami berharap, di tingkat kelurahan bisa berkembang profesional, berdaya saing, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kota Probolinggo sendiri menjadi salah satu daerah yang sudah aktif menjalankan program tersebut,” harapnya. (mas/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#Koperasi Merah Putih #dokter aminuddin #probolinggo #wali kota