Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ambil HP yang Terjatuh, Sales Parfum asal Pasuruan Tewas Tersambar KA Probowangi di Sumberasih Probolinggo

Arif Mashudi • Rabu, 3 September 2025 | 00:16 WIB

JADI PERHATIAN: Sejumlah warga berada di lokasi meninggalnya Muhammad Faisol, setelah tertabrak kereta api, Senin (1/9) malam. Korban terpental.
JADI PERHATIAN: Sejumlah warga berada di lokasi meninggalnya Muhammad Faisol, setelah tertabrak kereta api, Senin (1/9) malam. Korban terpental.
 

SUMBERASIH, Radar Bromo-Nahas dialami Muhammad Faisol, 37. Warga Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ini tewas tertabrak kereta api (KA) di Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Senin malam (1/9).

Pria yang jadi sales parfum ini tewas tertabrak kereta api (KA) ketika mengambil handphone-nya yang terjatuh.

Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 21.55 di Kilometer 96+8/9 petak jalan Bayeman-Probolinggo.

Tepatnya di perlintasan KA tanpa palang pintu di Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Saat itu, korban mengendari motor Honda Vario bernopol N 6437 VR. Ia melaju dari utara. Baru pulang dari rumah temannya.

Ketika melintasi perlintasan rel KA, tiba-tiba handphone-nya terjatuh. Korban berhenti dan memarkir motornya di sisi selatan rel.

Kemudian, korban berjalan kaki menuju perlintasan KA untuk mencari ponselnya. Selulernya berhasil ditemukan. Nahas, bersamaan dengan itu korban tertabrak kereta.

“Sesudah HP-nya ditemukan dan diambil oleh korban, ada kereta melaju dari timur,” ujar teman korban, Khoirudin.

Warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, ini mengatakan, kerasnya benturan KA Probowangi relasi Ketapang-Surabaya, membuat korban terpental dan jatuh ke Sungai Paser Pesisir.

Meski menabrak korban, kendaraan besi itu tetap melaju dan tak berhenti.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu, segera mendatangi lokasi dan membantu evakuasi korban. Ternyata, korban sudah meninggal dunia.

Jenazahnya langsung dibawa ke RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. “Korban hendak pulang. Kerjaan korban sehari-harinya sales parfum, juga kerja mebel,” ujar Khoirudin.

Manajer Hukum dan Humasda KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, terkait insiden ini, masinis telah melakukan tindakan antisipasi. Yakni, dengan membunyikan klakson berkali-kali.

Namun, tanpa memperhatikan kanan-kiri jalur kereta api, korban tetap memasuki rel. Benturan pun tidak dapat terhindarkan.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak beraktivitas di jalur kereta api. Katanya, rel KA bukan tempat untuk berjalan kaki, bermain, maupun melakukan aktivitas lain yang membahayakan.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mohon kepada masyarakat untuk tidak berada di jalur kereta api demi keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api. Satu kelalaian kecil bisa berakibat fatal,” ujarnya. (mas/rud)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#perlintasan ka #Sumberasih #kecelakaan maut #ka probowangi