Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Asyik Belajar, Plafon Kelas SMAN 1 Tiris Probolinggo Ambrol, 2 Siswa Dibawa ke RS, Begini Kondisinya

Agus Faiz Musleh • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 18:30 WIB

 

 

AMBROL: Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo saat mengecek Kelas X-A di SMAN 1 Tiris, Jumat (29/8) siang.
AMBROL: Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo saat mengecek Kelas X-A di SMAN 1 Tiris, Jumat (29/8) siang.

TIRIS, Radar Bromo– Plafon ruang kelas X-A di SMAN 1 Tiris, Kabupaten Probolinggo, ambrol pada Jumat (29/8) sekitar pukul 09.00. Saat itu, kegiatan belajar mengajar tengah berlangsung.

Insiden tersebut sontak membuat panik siswa, namun dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Tragedi ini terjadi saat jam pelajaran berlangsung. Pagi itu, sejumlah siswa tengah berada di ruang kelas.

Mendadak plafon yang ada di Kelas X-A, ambrol. Plafon itu ada di bagian depan kelas. Kontan saja insiden itu membuat panik 35 siswa yang ada di dalam kelas.

Ambrolnya plafon sempat mengenai siswa. “Tidak ada yang terluka parah. Memang ada dua anak yang terkena plafon, namun tidak sampai luka berat,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Probolinggo Iwan Triono saat dikonfirmasi melalui sambungan selular.

Sebagai langkah antisipasi, Iwan meminta pihak sekolah untuk segera membawa dua siswa tersebut ke rumah sakit guna pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Ada yang terkena, namun tidak parah. Kami tetap minta kepala sekolah agar membawa ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya,” tegasnya.

Menurutnya, bangunan kelas yang ambruk tersebut baru dibangun pada tahun 2020. Namun, kondisi geografis sekolah yang berada di dataran tinggi membuat bangunan cepat lembap dan lapuk.

“Kemungkinan ambrol karena wilayah sekolah merupakan dataran tinggi, sehingga kondisi bangunan mudah lembap dan rapuh,” jelas Iwan.

“Apalagi pada Juli kemarin, wilayah tiris terkonfirmasi mengalami gempa beberapa kali. Kondisi ini juga berpengaruh kepada bangunan sekolah,” imbuh Iwan.

Terkait tindak lanjut, pihak Cabang Dinas Pendidikan telah meminta sekolah membuat laporan resmi. Laporan tersebut akan segera diusulkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

“Senin (1/9) ini, kami langsung usulkan ke provinsi. Kami upayakan tahun ini bisa direhab atau bahkan dibangun kembali. Sebab, ini sifatnya urgen (darurat, Red),” ungkapnya.

Selain itu, Cabang Dinas juga menurunkan tim untuk melakukan asesmen langsung di lokasi.

“Kami langsung datangkan tim untuk mengecek kondisi riil di sekolah,” kata Iwan.

Apakah insiden ini akan mengganggu kegiatan belajar mengajar? Iwan menyebut, kemungkinan kegiatan di sekolah tidak terganggu.

Sebab, saat ini ada satu ruang lain yang sudah diperbaiki. Rencananya, ruang tersebutlah yang akan menjadi tempat kegiatan belajar mengajar kelas X-A.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Solusi sementara untuk keberlangsungan pembelajaran sudah kita lakukan, termasuk ruangan sementara untuk kelas X-A ini,” katanya. (mu/fun)

Editor : Muhammad Fahmi
#plafon #ambrol #cabdin probolinggo #sekolah rusak #siswa #belajar #tiris #probolinggo