KANIGARAN, Radar Bromo-Ruas Jalan HOS Cokroaminoto Kota Probolinggo akan disterilkan pada Sabtu (30/8) sore. Ini karena di ruas jalan tersebut akan digelar Cokro Fair.
Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo, Muhammad Dahroji mengatakan bahwa jalan cokro akan mulai steril pukul 15.00 hingga pukul 22.00.
“Namun kemungkinan sebelum pukul 15.00 sudah mulai ditutup. Sebab, akan ada banyak kegiatan di ruas jalan tersebut. Seperti para pedagang yang mulai menata stan dan lain sebagainya,” terangnya.
Water barrier akan di pasang di dua ujung jalan Cokro yakni di Tugu Big Bang dan Bundaran Gladak Serang.
“Tapi yang di bundaran tetap kami buka akses untuk pengendara yang hendak ke arah timur, barat, dan selatan. Jadi yang dari atau mau ke Jalan Slamet Riyadi, Wahid Hasyim, dan Mastrip mereka tetap bisa lewat,” ungkap Oji.
Sementara pengalihan arus, bagi yang dari arah barat hendak ke selatan dapat melintasi Jalan Maramis, lalu berbelok ke timur melalui Jalan Slamet Riyadi, baru kemudian ke selatan melalui Jalan Mastrip.
“Sedangkan yang dari arah timur bisa melalui Jalan Abdul Hamid, lalu berbelok ke barat melintasi Jalan Wahid Hasyim, setelah itu ke selatan menuju Mastrip,” jelas Oji.
Oji mengatakan bahwa bagi masyarakat yang hendak menonton festival Cokro Fair, telah disediakan beberapa lokasi parkir. Mulai Cokro Gang I, II, II, IV, V, VII, IX, dan Gang X.
“Lalu Gang Mawar, Gang Karisma, Gang Piramida, Gang Pandean, Gang Kapuran, Gang Aruman, Gang Meranggi, Gang Siam, Jalan Abdul Aziz, Jalan Sultan Agung, Gang Kirana, Gang Melati, dan Gang Kusuma,” sebutnya. (gus/mie)
Editor : Muhammad Fahmi